Bacaan: Yesaya 43:4a
Nats: “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau,” (Yesaya 43:4a)
Kenalkan, namaku Venna. Aku lahir dalam keadaan bisu dan tuli. Iya benar, aku hanya bisa membaca gerak bibir saat berhadapan dengan lawan bicaraku. Aku tidak bisa mendengar seperti kalian. Tentu saja aku malu dan tidak percaya diri. Apalagi karena aku punya kakak dan adik yang sempurna, mereka tidak bisu dan tuli sepertiku.
Aku sering dihina dan menjadi bahan ejekan oleh kelompok anak-anak popular dan cantik di sekolah. Oh iya, walaupun aku bisu tuli tapi orangtuaku ingin aku bersekolah di SD umum. Kata bunda, selain dekat dari rumah, agar aku kuat mental. Aku sering menangis dan meminta mujizat Tuhan. Aku ingin seperti orang buta yang disembuhkan dan bisa melihat lagi seperti di Alkitab.
Lalu aku membaca tentang Beethoven yang membuat banyak lagu meskipun ia juga tuli. Semangatku muncul, aku belajar memainkan gitar sampai mahir. Setelah itu aku berani tampil di acara gereja dan sekolah. Tahukah kalian, kini kelompok anak-anak popular itu sudah tidak mengejekku lagi. Puji Tuhan, mereka tersenyum dengan ramah ketika bertemu denganku. Itu semua kurasa karena dari kekuranganku, aku bisa menunjukkan kelebihanku.
Doaku: Trimakasih Tuhan, telah membuatku mengerti banyak sekali hal berharga yang kumiliki dalam hidupku, Amin.
