Bacaan: I Samuel 17 : 17 – 20
Nats: Isai berkata kepada Daud, anaknya: “Ambillah untuk kakak-kakakmu bertih gandum ini seefa dan roti yang sepuluh ini; bawalah cepat-cepat ke perkemahan, kepada kakak-kakakmu.( ayat.17) Lalu Daud bangun pagi-pagi, ditinggalkannyalah kambing dombanya pada seorang penjaga, lalu mengangkat muatan dan pergi, seperti yang diperintahkan Isai kepadanya.( ayat.20a).
Cerita 1:
Daud adalah anak bungsu atau anak yang terkecil. Tugasnya menjaga domba-domba milik ayahnya. Pada suatu hari ayahnya memanggil dan memberi tugas untuk mengantarkan makanan untuk kakak-kakaknya.
Cerita 2:
Doni mengerjakan PR sambil mendengarkan lagu dari HPnya. Ayah mendekati Doni, menepuk bahu-nya, lalu berkata,” kalau kamu sudah selesai PRnya, tolong jemurannya diangkat ya. Ayah sama ibu akan mengantarkan kue pesanan tante.
“Siap, ayah.” kata Doni.
Setelah selesai mengerjakan PR,. Dito lalu asyik menonton film di youtube. Ketika turun hujan deras, barulah Doni teringat perintah ayahnya..
Dari cerita diatas, siapakah yang sikapnya bisa kalian contoh?

Doa: “Ya Bapa, kadang-kadang aku masih sulit untuk mendengarkan orang tuaku. Ampunilah aku dan tolong aku untuk menjadi lebih baik lagi dalam mendengarkan perintah ayah dan ibu. Amin.”