Panduan Masa Raya Paskah 2026

19 January 2026

Peristiwa Paskah merupakan peristiwa penting bagi kehidupan iman kita sebagai pengikut Tuhan Yesus. Melalui Masa Raya Paskah kita mengenang dan menghayati kembali peristiwa kesengsaraan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus. Paskah menjadi puncak karya penyelamatan Allah, dimana relasi antara kita dengan Allah dipulihkan kembali. Paskah membawa semangat bagi kita untuk terus melanjutkan hidup dan karya pelayanan Kristus kepada dunia.

Masa Raya Paskah tahun ini, sesuai dengan Kalender Gerejawi GKJW dilaksanakan tanggal 18 Februari – 27 Mei 2026. Untuk itu, DPT telah menyiapkan buku Panduan Masa Raya Paskah 2026. Buku panduan ini menjadi acuan bersama jemaat-jemaat se-GKJW dalam melaksanakan kegiatan Masa Raya Paskah di GKJW. Oleh karena itu, diharapkan setiap jemaat dapat menggunakan dan mengembangkan isi buku panduan ini sesuai dengan konteks pelayanan jemaat masing-masing, sehingga pelaksanaan Masa Raya Paskah 2026 ini dapat berjalan dengan baik dan semakin meneguhkan iman setiap warga jemaat.

Pelaksanaan Masa Raya Paskah 2026 ini terdiri dari tiga masa, yaitu Pra Paskah, Pekan Suci, dan Paskah. Dimana sesuai dengan daftar bacaan 2026, ada 3 tema utama pada Masa Raya Paskah 2026 ini, yaitu:

  1. Tema Pra Paskah (18 Februari – 28 Maret):
    “Bertobat, Memulihkan Rumah Tuhan”
    Masa Pra Paskah memanggil kita untuk bertobat dari segala tindakan yang merusak relasi kita dengan Tuhan, sesama, dan alam ciptaan, sebagaimana tampak sejak kejatuhan manusia pertama. Kisah-kisah dalam Alkitab mengingatkan kita bagaimana Tuhan terus memanggil umat-Nya kembali dan menyediakan kebutuhan mereka, bahkan di tengah padang gurun kehidupan. Melalui teladan Yesus yang dicobai di padang gurun, kita diajak menolak jalan pintas yang eksploitatif dan memilih jalan kesetiaan untuk merawat kehidupan. Pengharapan akan pemulihan total, seperti bangkitnya tulang-tulang kering menjadi kehidupan, menjadi kekuatan kita untuk memulai pertobatan ekologis. Oleh karena itu, laku doa dan puasa dapat kita wujudkan sebagai tindakan nyata memulihkan “Rumah Tuhan” yang telah dipercayakan kepada kita.
  2. Tema Pekan Suci (29 Maret – 4 April):
    “Ratu Adil Segenap Ciptaan”
    Pekan Suci menghadirkan Yesus sebagai Ratu Adil (dalam bahasa Jawa Ratu berarti Raja) yang datang bukan dengan kekuasaan yang menindas, melainkan dengan menunggangi keledai sebagai simbol kerendahan hati dan damai. Ia adalah Ratu Adil yang membasuh kaki para murid-Nya, mengajarkan teladan pelayanan sejati yang menata ulang relasi kuasa yang timpang. Jalan penderitaan-Nya merupakan wujud solidaritas tertinggi kepada dunia yang menderita, termasuk menanggung akibat dari keserakahan manusia yang merusak tatanan ciptaan. Salib-Nya menjadi tanda perlawanan terhadap ketidakadilan dan kekerasan yang menghancurkan kehidupan. Dengan memandang salib-Nya, kita dipanggil untuk meneladani kepemimpinan Yesus Sang Ratu Adil yang peduli pada seluruh isi rumah-Nya.
  3. Tema Paskah (5 April – 27 Mei):
    “Bangkit dan Menata Ulang Kehidupan”
    Paskah merayakan kebangkitan Yesus Kristus yang bukan hanya membebaskan manusia dari kuasa maut, tetapi juga menandai dimulainya pembaruan atas seluruh ciptaan. Kuasa kebangkitan-Nya memampukan para murid untuk membentuk persekutuan baru yang saling berbagi dan peduli, sebuah model cara menata kehidupan bersama. Perjumpaan dengan Kristus yang bangkit, seperti dalam perjalanan ke Emaus, membuka mata kita untuk mengenali kehadiran-Nya dan memulai cara hidup yang baru. Sebagai Gembala yang baik, Yesus Kristus yang bangkit memanggil kita untuk merawat “kawanan”-Nya, yang mencakup sesama manusia dan segenap makhluk hidup lainnya. Maka, merayakan Paskah berarti kita terpanggil untuk bangkit dari cara hidup lama yang merusak dan turut serta secara aktif menata ulang kehidupan di rumah kita bersama.

Selain ketiga tema di atas, Tema Umum Paskah GKJW mengacu pada tema Paskah PGI 2026. Pada saatnya PGI akan mengeluarkan tema Paskah 2026 yang digunakan secara umum oleh seluruh gereja-gereja di Indonesia, termasuk GKJW. Untuk Tema Paskah PGI 2026 akan diinfomasikan kepada Majelis Jemaat melalui surat. Jemaat-jemaat menggunakan Tema Paskah PGI sebagai Tema Paskah Bersama dan Tema Paskah GKJW sebagai Sub Tema.

Kini mari kita jalani perziarah iman kita di Masa Raya Paskah 2026 ini dengan penuh kerendahan hati mengakui kelemahan dan keberdosaan diri kita, bersedia introspeksi diri, bertobat, serta berkomitmen untuk percaya dan setia kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Domba Paskah. Kiranya Masa Paskah 2026 ini semakin menguatkan iman, pengharapan, dan kasih kita kepada Sang Kristus, sesama, dan ciptaan Tuhan yang lain. Selamat menghayati dan melaksanakan Masa Raya Paskah 2026. Tuhan Yesus memberkati kita.

Panduan Masa Raya Paskah 2025 dapat dibaca di bawah ini dan diunduh di sini.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak