Hagar Sang Pemberi Nama Panduan dan Tata Ibadah Hari Kartini 2026

12 April 2026

Salam Kasih dan salam patunggilan,
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Sang El-Roi, Allah yang senantiasa melihat dan mendengar seruan umat-Nya. Di tengah refleksi kita memperingati perjuangan Raden Ajeng Kartini, kita diajak untuk kembali menoleh pada narasi sejarah keselamatan melalui sosok perempuan tangguh di masa lampau, yaitu Hagar.

​Tema Kebaktian Kartini 2026, “Hagar Sang Pemberi Nama”, membawa kita pada perenungan mendalam mengenai sistem Kyriarki—sebuah struktur penindasan kompleks yang melibatkan gender, status sosial, dan latar belakang bangsa. Melalui kisah Hagar, kita diingatkan bahwa Tuhan tidak hanya berada di puncak piramida kekuasaan, melainkan hadir dan berdiam bersama mereka yang terbuang di padang gurun kehidupan.

​Hagar, seorang hamba dan orang asing, menjadi sosok pertama dalam Alkitab yang memiliki keberanian spiritual untuk memberi nama kepada Yang Ilahi. Pengalaman pribadinya di sumur Be’er-lehai-roi menegaskan bahwa martabat manusia tidak ditentukan oleh status sosial pemberian dunia, melainkan oleh pandangan kasih Allah yang memulihkan.

​Kiranya tata ibadah ini menjadi sarana bagi kita semua untuk:

  • ​Membongkar struktur penindasan dalam hati dan pikiran kita.
  • Memiliki keberanian untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan bagi mereka yang suaranya dibungkam.
  • ​Mewujudkan persekutuan yang inklusif, di mana setiap orang dihargai sebagai gambar Allah (Imago Dei).

​Selamat merayakan Hari Kartini dengan semangat pembaharuan budi. Mari kita terus melayani dalam kesetaraan, menjadi saksi kasih Kristus yang membebaskan bagi sesama.

Panduan dan Tata Ibadah Hari Kartini 2026 dapat dibaca di bawah ini dan diunduh di sini.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak