Pemahaman Alkitab III
Semester II
Bulan: September
Tema: Mengenal tokoh Ester
Bacaan: Ester 4:10-17
Penjelasan Teks
Bangsa Yahudi sedang berada dalam bahaya karena ada rencana untuk membunuh mereka. Mordekhai meminta Ester untuk menghadap raja dan memohon pertolongan. Tetapi Ester takut. Pada waktu itu, siapa pun yang datang kepada raja tanpa dipanggil bisa dihukum mati. Ester bingung dan takut mengambil risiko.
Mordekhai mengingatkan Ester bahwa mungkin Tuhan menjadikannya ratu untuk menolong bangsanya, seperti yang tertulis pada ayat 14 : “Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”
Artinya Tuhan bisa menempatkan seseorang di tempat tertentu untuk melakukan sesuatu yang baik.
Setelah berpikir, Ester memutuskan untuk bertindak. Ia meminta semua orang berpuasa dan berdoa. Lalu Ester berkata: “Kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” Ester akhirnya berani melakukan yang benar walaupun ada risiko.
Dari kisah Ester kita belajar:
- Semua orang bisa merasa takut.
- Tuhan punya tujuan dalam hidup kita.
- Tuhan dapat memakai anak muda untuk menjadi berkat.
- Kita harus berani melakukan yang benar.
- Doa dan percaya kepada Tuhan memberi kekuatan.
Pertanyaan Untuk Mendalami Teks
- Mengapa Ester merasa takut untuk menghadap raja?
- Apa yang dimaksud Mordekhai ketika berkata bahwa Ester mungkin dipilih “untuk saat seperti ini”?
- Menurutmu, situasi apa yang membuat remaja sulit melakukan hal yang benar?
- Apa yang dapat kita pelajari dari keberanian Ester?
- Dalam hal apa kamu ingin belajar lebih berani untuk melakukan yang benar?