Pemahaman Alkitab IV
Semester II
Bulan: Oktober – Bulan Ekumene
Tema: “Membudayakan Persaudaraan Sejati”
Bacaan: Mazmur 133:1
Penjelasan Teks
Bacaan kita kali ini hanya 1 ayat, tetapi artinya dalam sekali! Mari kita pecah-pecah kalimatnya:
- “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya…”
Apa itu “baik” dan “indah”? Coba bayangkan sebuah taman bunga yang cantik, penuh warna-warni, dan ada kupu-kupu beterbangan. Indah, kan? Atau kalau kalian main bola bersama teman-teman, tidak ada yang marah-marah atau bertengkar, semua main dengan gembira. Baik, kan?
Sama seperti itu, ada sesuatu yang sangat baik dan indah di mata Tuhan dan juga di mata kita. - “…apabila saudara-saudara…”
“Saudara-saudara” di sini bukan cuma adik-kakak kandung di rumah, lho! Ini bisa berarti:
Keluarga kita: Papa, Mama, Adik, Kakak, Nenek, Kakek, Paman, Bibi, Sepupu.
Teman-teman di sekolah: Teman sekelas, teman sebangku, teman bermain.
Teman-teman di gereja: Teman-teman Sekolah Minggu, Bapak/Ibu guru, Om/Tante pelayan.
Bahkan semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, di mana pun mereka berada, di gereja mana pun, mereka adalah saudara kita di dalam Tuhan! - “…diam bersama dengan rukun!”
- “Rukun” itu artinya apa, ya? Rukun itu artinya:
- Tidak bertengkar: Saling mengasihi, bukan saling berantem.
- Saling menolong: Kalau ada yang susah, kita bantu.
- Saling menghargai: Menghormati pendapat orang lain, walaupun berbeda.
- Saling berbagi: Tidak pelit, suka berbagi apa yang kita punya.
- Saling memaafkan: Kalau ada salah paham, cepat minta maaf dan memaafkan.
- “Diam bersama” artinya kita hidup bersama, entah di rumah, di sekolah, atau di gereja.
- “Rukun” itu artinya apa, ya? Rukun itu artinya:
Jadi, Mazmur 133:1 mengajarkan kita bahwa sangatlah baik dan indah kalau kita sebagai anak-anak Tuhan, baik di rumah, di sekolah, maupun di gereja, bisa hidup rukun, tidak bertengkar, saling menolong, dan saling mengasihi.Ketika kita hidup rukun, hati Tuhan pasti senang. Dan kita sendiri juga akan merasa lebih gembira, damai, dan tentram. Sama seperti air sungai yang mengalir tenang, membawa kebaikan ke mana-mana. Hidup rukun membuat suasana jadi sejuk dan menyenangkan!
Pertanyaan Untuk Mendalami Teks
- Menurut Mazmur 133:1, bagaimana rasanya kalau saudara-saudara diam bersama dengan rukun?
- Siapa saja yang dimaksud dengan “saudara-saudara” dalam ayat ini? Berikan contohnya!
- Apa artinya “hidup rukun”? Coba sebutkan 3 contoh sikap yang menunjukkan hidup rukun.
- Mengapa Tuhan senang kalau kita hidup rukun?
- Coba sebutkan satu contoh konkret bagaimana kamu bisa hidup rukun di rumahmu hari ini.
- Coba sebutkan satu contoh konkret bagaimana kamu bisa hidup rukun dengan teman-temanmu di sekolah atau di gereja.
- Kalau semua orang di dunia ini hidup rukun, seperti yang diceritakan Mazmur 133:1, bagaimana kira-kira rasanya dunia ini?