Pemahaman Alkitab VI
Semester II
Bulan: Desember – Masa Adven
Tema: Menanti Sang jati Dalam Bakti
Bacaan: Matius 25:31-46
Penjelasan Teks
Selamat datang di bulan Desember, Masa Adven, di mana kita belajar untuk menanti kedatangan Tuhan Yesus dengan hati yang siap. Tema kita hari ini adalah “Menanti Sang Jati dalam Bakti”. Artinya, kita menunggu Yesus, Raja yang sejati, dengan melakukan hal-hal baik atau “berbakti” kepada-Nya. Nah, kali ini kita akan membaca cerita langsung dari Tuhan Yesus sendiri di Matius 25:31-46. Yesus bercerita tentang apa yang akan terjadi di akhir zaman, ketika Dia datang kembali sebagai Raja yang mulia.
Bayangkan, suatu hari nanti, Yesus akan datang lagi dengan segala kemuliaan-Nya, duduk di takhta-Nya yang besar, dan semua malaikat akan bersama Dia. Semua orang dari seluruh dunia akan berkumpul di hadapan-Nya.
Ayat 32-33: Memisahkan Domba dan Kambing
Yesus akan memisahkan orang-orang menjadi dua kelompok, sama seperti seorang gembala memisahkan domba dari kambing. Domba akan ditempatkan di sebelah kanan-Nya. Domba biasanya penurut dan baik.
Kambing akan ditempatkan di sebelah kiri-Nya. Kambing kadang suka bandel.
Ayat 34-40: Kelompok Domba (Orang yang Berbakti)
Lalu, Raja (Yesus) akan berbicara kepada kelompok domba. Dia akan berkata, “Mari, hai kamu yang diberkati Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu!” Wah, mereka beruntung sekali! Kenapa mereka diberkati? Yesus menjelaskan alasannya:
“Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan.”
“Ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum.”
“Ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan.”
“Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian.”
“Ketika Aku sakit, kamu melawat Aku.”
“Ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.”
Nah, orang-orang ini akan bingung dan bertanya, “Tuhan, kapan kami melakukan semua itu padamu? Kapan kami melihat-Mu lapar atau haus atau sakit?”Lalu Yesus menjawab hal yang luar biasa di Ayat 40: “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”
Artinya, setiap kali kita membantu orang lain yang membutuhkan — teman yang kelaparan, orang yang kesepian, orang sakit, atau siapa pun yang kesusahan — sebenarnya kita sedang melayani Tuhan Yesus sendiri! Wow! Ini adalah bentuk “bakti” kita kepada Sang Raja.
Ayat 41-46: Kelompok Kambing (Orang yang Tidak Berbakti)
Sebaliknya, kepada kelompok kambing, Raja akan berkata, “Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal!” Mereka bertanya, “Tuhan, kapan kami tidak melakukan semua itu padamu?” Yesus menjawab di Ayat 45: “Sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.”
Mengerikan, ya? Mereka tidak dihukum karena melakukan hal jahat, tapi karena tidak melakukan hal baik kepada sesama yang membutuhkan. Mereka tidak menunjukkan “bakti” mereka.
Apa yang bisa kita pelajari dari cerita ini?
Kita menanti kedatangan Tuhan Yesus, Raja yang sejati. Cara terbaik untuk menanti-Nya adalah dengan berbakti atau melakukan kebaikan kepada orang lain, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Karena saat kita melayani sesama, kita sedang melayani Yesus sendiri! Jadi, ayo kita cari kesempatan untuk berbuat baik setiap hari!
Pertanyaan Untuk Mendalami Teks
- Apa yang akan dilakukan Tuhan Yesus ketika Dia datang kembali sebagai Raja yang mulia? (Lihat Ayat 31-32)
- Ada berapa kelompok orang yang akan dipisahkan oleh Yesus? Sebutkan perumpamaannya.
- Mengapa kelompok “domba” diberkati oleh Raja Yesus?
- Apa kata Yesus yang sangat penting tentang perbuatan baik yang dilakukan kelompok domba itu? (Lihat Ayat 40)
- Apa artinya “menanti Sang Jati dalam Bakti” menurut cerita ini?
Coba sebutkan satu contoh konkret bagaimana kamu bisa melakukan “bakti” atau perbuatan baik kepada orang lain di rumahmu atau di sekolahmu hari ini?