Melihat Kebaikan Pada Orang Lain Pemahaman Alkitab Anak Agustus 2025

Pemahaman Alkitab II
Semester II

Bulan: Agustus – Bulan Pembangunan GKJW
Tema: “Membangun Budaya Kritis Apresiatif”
Bacaan: Roma 16:1-10

Penjelasan Teks
Pernahkah kalian merasa senang kalau ada yang menghargai pekerjaan atau bantuan kalian? Pasti senang sekali, ya! Nah, hari ini kita akan belajar dari seorang tokoh hebat di Alkitab bernama Rasul Paulus. Rasul Paulus ini adalah hamba Tuhan yang banyak menulis surat untuk jemaat-jemaat Tuhan, salah satunya adalah surat untuk jemaat di Roma.

Di akhir suratnya, tepatnya di Roma 16:1-10, Paulus melakukan sesuatu yang keren sekali. Dia menyebutkan nama teman-teman pelayanannya satu per satu dan menceritakan kebaikan mereka. Paulus tidak lupa untuk berterima kasih dan menghargai mereka. Ini menunjukkan betapa pentingnya bagi kita untuk menghargai orang lain.Mari kita li hat beberapa contohnya:

  • Ayat 1-2: Febe, Sang Penolong. Paulus meminta jemaat di Roma untuk menyambut Febe karena dia adalah penolong banyak orang, termasuk Paulus sendiri. Febe adalah seorang pelayan yang sangat membantu. Paulus menghargai Febe karena ia berani melayani dan membantu banyak orang.
  • Ayat 3-4: Priskila dan Akwila, Keluarga yang Berani. Paulus sangat menghargai Priskila dan Akwila. Mereka berdua bahkan berani mempertaruhkan nyawa mereka demi Paulus! Paulus menghargai mereka karena kesetiaan dan keberanian mereka melayani Tuhan bersama-sama.
  • Ayat 7: Andronikus dan Yunias, Saudara-saudara yang Hebat. Paulus juga menyebut Andronikus dan Yunias yang sudah lebih dulu percaya Yesus daripada dia, dan mereka juga pernah dipenjara bersama Paulus. Paulus menghargai mereka sebagai sesama pelayan Tuhan yang setia.
  • Dan masih banyak lagi nama-nama lain yang Paulus sebutkan di ayat-ayat selanjutnya! Paulus tidak melupakan satu pun teman-temannya yang sudah melayani bersama dia. Dia mengenali kebaikan yang ada pada diri setiap orang dan mengucapkan terima kasih kepada mereka.

Apa yang bisa kita pelajari dari Rasul Paulus? Paulus mengajarkan kita untuk memiliki sikap apresiatif. Artinya, kita harus belajar untuk:

  • Melihat kebaikan pada orang lain: Cari tahu apa kelebihan atau kebaikan yang sudah dilakukan teman atau anggota keluarga kita.
  • Mengucapkan terima kasih: Jangan malu untuk bilang “terima kasih” kalau ada yang membantu kita.
  • Menghargai usaha orang lain: Walaupun hasilnya mungkin tidak sempurna, kita tetap bisa menghargai usaha mereka.
  • Menyemangati: Beri semangat kepada teman atau keluarga yang sedang melakukan hal baik.

Dengan mencontoh Paulus, kita akan membantu membangun budaya di mana setiap orang merasa dihargai. Kalau semua orang merasa dihargai, pasti kita jadi lebih semangat dan senang untuk berbuat baik!

Pertanyaan Untuk Mendalami Teks

  1. Siapa nama perempuan yang diminta Paulus untuk disambut oleh jemaat di Roma, dan mengapa? (Lihat Ayat 1-2)
  2. Siapa nama pasangan suami istri yang sangat dihargai oleh Paulus karena keberanian mereka? Apa yang mereka lakukan? (Lihat Ayat 3-4)
  3. Mengapa menurutmu Paulus meluangkan waktu untuk menyebutkan begitu banyak nama di akhir suratnya?
  4. Menurut kalian, apa saja cara yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan rasa apresiatif atau penghargaan kepada teman atau anggota keluarga kita di rumah atau di sekolah?

Renungan Harian

Renungan Harian Anak