Untuk Selamanya Kasih SetiaNya Pancaran Air Hidup 8 Oktober 2022

Bacaan: Mazmur 111 : 1 – 10 ǀ Pujian: KJ. 393
Nats:
Diberikan-Nya rezeki kepada orang- orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama- lamanya akan perjanjian-Nya.” (Ayat 5)

Menjalani perjalanan waktu kita di dunia ini, “Masa lalu – masa sekarang – masa akan datang” akan selalu mengiringi langkah kehidupan kita. Apa yang telah terjadi tidak bisa kita ubah karena sudah berlalu, namun bukan berarti kita tidak bisa melihat kembali ke belakang. Sebab jika kita mau, melihat kembali ke belakang adalah pembelajaran bagi kita untuk menghadapi masa kini dan yang akan datang dengan lebih baik lagi.

Firman Tuhan dalam kitab Mazmur 111:1-10, hendak mengatakan kepada kita bahwa perbuatan kasih dan kebesaran Tuhan itu kekal sampai selamanya. Yang terbaik telah Tuhan diberikan kepada umat-Nya, seperti itu juga akan diberikan Tuhan kepada umat-Nya untuk masa yang akan datang. Maka orang-orang yang menjalani hari-hari kehidupannya di dalam prinsip takut akan Tuhan akan mendapatkan bagian dari perbuatan kasih Tuhan itu. Jika Pemazmur mengatakan, “Haleluya! Aku mau bersyukur kepada Tuhan”, itu karena dia melihat dan merasakan apa yang terjadi pada kehidupan umat Tuhan pada masa lalu, yaitu perbuatan Tuhan yang ajaib, diberikan rezeki, diberikan kebebasan dan juga hikmat dalam menjalani hidup. Maka pujian dan doa Sang Pemazmur pada saat itu adalah pujian dan doa kepada Allah atas apa yang telah Ia perbuat dalam kehidupan umat-Nya pada masa lampau, serta harapan akan apa yang akan Allah perbuat untuk hari-hari yang akan datang. Itulah yang syukuri oleh Sang Pemazmur, sebab Allah telah berbuat dan menyertai umat-Nya di setiap perjalanan kehidupan mereka.

Lantas bagaimana dengan kita sekarang? Dapatkah kita menyaksikan bagaimana pengalaman pribadi kita dengan Tuhan? Jika kita melihat ke belakang apa yang telah kita lalui bersama Tuhan? Jika kita mengatakan, “Tuhan telah menyelamatkan hidup kita dengan segala perbuatan-Nya yang ajaib”, maka untuk masa yang akan datang Dia tetap Tuhan ada menjadi penyelamat kita dengan kuasa-Nya yang besar. Saat ini, marilah kita menjalani hari-hari kehidupan kita di dunia ini dengan selalu bersandar pada-Nya. Kita mengundang Tuhan untuk tetap campur tangan atas apapun yang kita jalani. Dan kita tetap setia menggumuli Firman-Nya dalam setiap keadaan apapun yang terjadi dalam kehidupan kita. Amin. [cito].

Seruan orang beriman menghantar kita lebih dekat kepada hadirat Tuhan.”

 

Bagikan Entri Ini: