Bacaan: Matius 24 : 36 – 44 | Pujian: KJ. 85
Nats: “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan harinya Tuhanmu datang.” (Ayat 42)
Ada pepatah yang mengungkapkan, “Sedia payung sebelum hujan” yang artinya kita berjaga-jaga dengan situasi yang akan terjadi di depan kita. Kita tidak tahu kapan hujan akan turun, namun ketika kita melihat awan hitam dan langit mendung, menjadi tanda awal bahwa hujan akan segera turun, karena itu kita menyediakan payung. Sekiranya hujan turun tubuh kita tidak akan basah karena hujan. Kewaspadaan dan kepekaan kita melihat tanda-tanda alam akan menolong kita mengantisipasi hal buruk yang akan terjadi. Pun demikian dengan hidup kita, kita tidak tahu kapan hal buruk atau musibah terjadi pada diri kita. Yang perlu kita persiapkan, kita selalu berjaga-jaga mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi dalam hidup kita.
Bacaan firman Tuhan hari ini, Matius 24:36-44, Tuhan Yesus menasihati para murid dan kita supaya berjaga-jaga. Tuhan Yesus menjelaskan tentang hari kedatangan Anak Manusia, tidak ada seorang pun yang tahu, hanya Allah Bapa yang tahu (Ay. 36). Tuhan Yesus menggambarkan hari itu seperti pada zaman Nuh, dimana air bah memenuhi bumi dan semua makhluk lenyap, kecuali Nuh dan keluarganya beserta binatang yang ada dalam bahtera (Ay. 38-39). Hari kedatangan Anak Manusia juga digambarkan seperti datangnya pencuri pada malam hari, kapan datangnya tidak diketahui (Ay. 43). Karena itulah, Tuhan Yesus memerintahkan para murid untuk berjaga-jaga dan siap sedia sebab Anak Manusia datang pada waktu yang tidak terduga (Ay. 44).
Masa Adven adalah masa penantian akan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Di masa penantian ini kita diajak untuk berjaga-jaga dan siap sedia. Kita berjaga-jaga dengan menjaga hidup kita agar tetap hidup benar dan kudus. Kita menjaga hati kita dari hal-hal negatif yang membuat kita jatuh dalam dosa. Kita juga menjaga sikap dan laku hidup kita agar seturut dengan kehendak Tuhan. Tuhan juga meminta agar kita siap sedia, artinya kita mempersiapkan diri kita secara sungguh-sungguh menyambut kedatangan Tuhan. Yang dapat kita lakukan adalah hidup berkenan di hadapan Tuhan. Kita dapat menguasai diri kita serta hidup dengan saling mengasihi. Kiranya kita dimampukan senantiasa setia, tekun, dan sungguh dalam menanti kedatangan Tuhan Yesus. Teruslah berjaga-jaga dan siap sedia, Tuhan akan segera datang dalam kemuliaan-Nya. Amin. [AR].
“Berjaga-jagalah selalu menjelang hari Tuhan yang semakin dekat!”