Bacaan: Yohanes 10 : 1 – 10 | Pujian: KJ. 351 : 1, 2
Nats: “Akulah pintu, barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.” (Ayat 9)
Pintu merupakan bagian yang penting dari sebuah rumah. Melalui pintu, seseorang bisa beraktivitas dengan lancar, dia bisa keluar masuk setiap ruangan rumah dengan bebas tanpa halangan. Karena itu sebuah rumah dapat dikatakan sempurna apabila memiliki pintu.
Demikian halnya dalam perikop hari ini, Yesus mengibaratkan diri-Nya seperti pintu. Disebutkan pada ayat 9, “Akulah pintu”. Yesus memposisikan diri-Nya sebagai pintu, dimana Ia adalah akses atau jalur bagi setiap orang percaya untuk mendapatkan keselamatan. Dikatakan juga bahwa melalui “Pintu” itu, setiap orang percaya akan menemukan padang rumput, yang bisa diartikan suasana penuh dengan kedamaian dan kesukacitaan. Tidak hanya itu saja, apabila umat Tuhan sedang dalam kondisi terjepit tanpa harapan, seperti domba yang hilang, maka Yesus adalah pintu menuju kelegaan. Bahkan bagi umat yang jatuh dalam dosa, Yesus yang adalah pintu akan membawa mereka kepada keselamatan yang kekal. Tanpa Yesus, setiap domba-domba tidak akan mendapat pertolongan dan keselamatan.
Gambaran ini sungguh bermakna bagi setiap kita, baik dalam keseharian terlebih dalam kehidupan pelayanan. Hidup akan lebih bermakna bila kita hidup dalam penggembalaan Sang Kristus. Ketika pintu dibuka, domba-domba akan berhamburan keluar dan menemukan Gembala-Nya. Bagaimana cara kita bertemu dengan Sang Gembala Agung? Adalah melalui pintu yang disediakan, yaitu melalui diri-Nya. Dalam kehidupan ini setiap kita mempunyai peran masing-masing, baik dalam skala besar maupun kecil. Di lingkup keluarga kita mempunyai peranan, di lingkungan masyarakat kita mempunyai peranan, bahkan dalam lingkungan gereja kita juga mempunyai peran. Sebagai bagian Tubuh Kristus di GKJW, kita mempunyai peranan untuk mau digembalakan oleh Tuhan Yesus, maka jadilah bagian anggota warga jemaat yang mau dibimbing oleh Sang Gembala Agung, melalui Pintu yang benar, maka kita semua akan dituntun menuju kepada padang rumput yang indah dan nyaman, yang telah Tuhan sediakan bagi kita umat-Nya. Amin. [FNS].
“Melalui rumah tercintaku GKJW, aku menemukan Pintu Sorgawi”