Mengenakan Pikiran Allah Renungan Harian 28 Februari 2021

28 February 2021

Bacaan : Markus 8 : 31 – 38 | Pujian : KJ. 296
Nats: “Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, katanya,Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Ay. 33)

Pikiran kita sebagai manusia sangatlah terbatas. Sekalipun terbatas, pikiran mendasari dan menggerakkan tindakan. Bila pikiran kita diwarnai ketidakbaikan maka kejahatan bisa menjadi tindakan kita. Ketika pikiran kita yang terbatas dikuasai oleh kegelapan maka bisa berakibat pada perilaku yang menyimpang. Sedangkan dari pikiran yang sehat timbul tindakan yang tepat. Oleh karena itu kita diundang oleh Tuhan Yesus supaya kita mengenakan pikiran Allah agar tindakan kita selaras dengan kehendak-Nya.

Apakah pikiran Allah yang perlu kita isikan menjadi pikiran kita? Pikiran Allah yang utama adalah menyelamatkan kita anak-anak-Nya. Rancangan-Nya adalah mewujudkan damai sejahtera. (Yeremia 29:11). Pada bacaan kita, Markus 8:31-38, para murid Kristus sedang dipampangkan bahwa pengorbanan Kristus adalah bagian utuh dari keteguhan pikiran Allah yang berbuah tindakan menyelamatkan umat-Nya. Pengorbanan Kristus merupakan bagian risiko melakukan kebenaran. Termasuk bila Kristus menderita itu dalam rangkaian utuh melakukan kebajikan. Hidup yang berkorban adalah hidup yang patut dipuji! Inilah cara berpikir yang sedang ditanamkan Tuhan kepada para murid-Nya.

Dari bacaan Injil Markus di atas kita diajak untuk memahami, mengapa Tuhan Yesus memarahi Petrus? Tuhan Yesus marah kepada Petrus, karena Petrus masih mengenakan pikiran manusia yang egois, yang mencari selamatnya sendiri. Tuhan Yesus memarahi Petrus karena Petrus berpikir, “Tuhan Yesus yang tidak perlu berkorban untuk menyatakan kasih dan keselamatan. Cara pikiran yang demikian ini mengandung racun dari Iblis yang sungguh ditentang Tuhan Yesus karena menghalangi karya keselamatan Allah. Bagaimanakah dengan saudara? Apakah saudara masih dikuasai pikiran yang mengandung racun dari Iblis? Bila tidak, kenakanlah pikiran Allah dan bersedialah untuk berkorban seperti Yesus dan jangan egois! Kiranya Tuhan Allah senatiasa menerangi pikiran dan hati kita. (WKW).

 “Tuhan Yesus akan marah kepada kita, bila kita yang ditebus oleh pengorbanan-Nya di atas kayu salib masih berpikiran egois, tidak mau berkorban untuk sesama”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak