Insecure Pancaran Air Hidup 20 September 2021

Bacaan: 2 Raja-raja 5 : 1 – 14 | Pujian: KJ. 462
Nats:
“Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada istri Naaman.” (Ayat 2).

Insecure adalah istilah untuk menggambarkan perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa gelisah, takut, malu, dan tidak percaya dhiri. Merasa insecure ketika berhadapan dengan seseorang yang ‘lebih’ dari kita atau melakukan sesuatu yang baru pertama kali dilakukan sangat normal dan wajar, tetapi jika berlebihan akan merugikan dhiri sendhiri. Penyebab insecure dalam dhiri seseorang bisa berasal dari dalam maupun dari luar dhiri. Dari dalam misalnya: tidak tahu caranya, minder, rendah dhiri karena status sosial. Dari luar misalnya: dipandang remeh oleh orang lain, diragukan kemampuannya, selalu diingatkan pada kesalahan atau kelemahan dhirinya. Perasaan insecure bisa diatasi, yang perlu disadari adalah setiap orang terlahir dengan potensi yang bisa dikembangkan jika mau belajar mengenali dan menghargai dhirinya sendhiri. Sudah banyak kisah inspiratif tentang hal tersebut yang pada akhirnya membuat mereka menjadi berkat bagi orang lain.

Salah satu contoh adalah anak perempuan dalam bacaan ini, dia yang hanya seorang tawanan dan pelayan, berani memberikan usul kepada majikannya tentang keberadaan seorang nabi yang baginya mampu menyembuhkan penyakit kusta tuannya tersebut. Tak disangka Naaman menuruti perkataan anak perempuan tersebut dan dia sembuh. Anak perempuan tersebut berani mengambil resiko besar saat mengusulkan hal tersebut, karena penyakit kusta termasuk penyakit yang sulit disembuhkan pada masa itu (Luk. 4:27). Bagaimana jika tuannya tidak sembuh dan justru semakin parah? Bagaimana jika nabi tersebut tidak mau mengobati Naaman? Dan berbagai kemungkinan lainnya. Seorang anak perempuan dengan kapasitas yang bisa saja diragukan, tidak merasa insecure berhadapan dengan Naaman sang prajurit hebat sekaligus majikannya.

Siapapun bisa saja mengalami perasaan insecure karena berbagai alasan, jika tidak segera diatasi bisa menjadi penghambat dan merugikan dhiri sendhiri. Walaupun untuk mengatasinya bukan hal yang mudah karena ada banyak hal yang siap melemahkan dan menghancurkan semangat kita. Yang harus diingat, kita adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia, karena itu teruslah menghargai dhiri sendhiri dan pakailah setiap potensi dhiri untuk menjadi jalan berkat bagi orang lain. (eS). 

’Aku pasti bisa.”

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •