Bacaan : Mazmur 25 : 1 – 10 | Pujian : KJ. 370
Nats: “Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatanNya.” (Ay. 10)
Di awal tahun 2020, negara kita Indonesia digoncang pandemi Covid-19. Tempat perbelanjaan, transportasi umum dan tempat wisata ditutup sementara waktu, bahkan tempat ibadah dialihkan di rumah masing-masing. Kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa ditiadakan dengan ketentuan yang jelas. Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah ini bertujuan untuk membatasi penyebaran virus Covid-19 agar ada pengendalian lebih cepat, baik pencegahan atau pengobatan bagi yang terdampak.
Virus Covid 19 membuat kecemasan dan kekacauan dimana-mana. Setiap orang menanggapi secara berbeda-beda. Ada yang ketakutan dan pada akhirnya merubah gaya hidupnya begitu ketat. Ada pula yang menganggap biasa-biasa saja sehingga tidak melakukan upaya apapun untuk menghindari bahaya virus tersebut. Hal yang perlu disadari ialah pandemi Covid-19 adalah peristiwa yang menggemparkan dan berdampak luas pada tatanan kehidupan manusia termasuk gereja. Jemaat yang tadinya beribadah di gereja pada akhirnya harus mau mengalihkan persekutuan mereka di rumah masing-masing.
Perjalanan hidup manusia memang tidak dapat diduga. Jika sekarang dirasakan kebahagiaan, nyatanya rasa bahagia itu tidak abadi. Jika dirasakan sedih ternyata sedih pun tidak abadi. Hidup manusia itu dinamis, selalu berubah-ubah, dan kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok. Seperti ketika persoalan virus corona ini muncul, kita tidak pernah menduganya akan tetapi setiap dari kita mau tidak mau harus menghadapinya.
Melalui bacaan kita pada saat ini, Pemazmur memberikan pengajaran bahwa perjalanan kehidupan manusia tidak selalu berjalan secara mulus. Terkadang kita akan diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan kehidupan dan persoalan, baik persoalan yang muncul dalam diri pribadi yang mengakibatkan dosa, maupun persoalan dari luar diri kita yang bisa mencelakakan kita. Akan tetapi hikmat dari Pemazmur mengajak kita untuk senantiasa menyandarkan hidup kepada Allah. Melangkah selalu bersama Allah apapun yang terjadi. Pemazmur mengajak kita untuk tetap setia dan berpengharapan apapun yang terjadi. Iman kepada-Nya akan membimbing kita pada kebenaran, keselamatan dan pengharapan meskipun kita tidak tahu apa yang akan kita hadapi hari-hari ke depan. (Ven)
“Tidak ada langkah yang salah jika kita jalaninya bersama Tuhan”