Tidak Mengalihkan Tanggung Jawab Renungan Harian 2 Agustus 2020

Bacaan  : Matius 14 : 13 – 21 | Pujian : KJ. 424 : 1, 2
Nats:
Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” (Ay. 16)

Hari itu Jona berangkat sekolah dengan terburu-buru karena ia bangun kesiangan. Dia mengayuh sepedanya lebih cepat, tidak seperti biasanya. Sementara ia naik sepeda menuju sekolah, di jalan ia menjumpai seorang kakek yang sedang terbaring di pinggir jalan. Terlihat olehnya kakek itu baru saja terjatuh dari sepedanya. Tidak jauh dari tubuh sang kakek nampak sepeda yang rusak karena menabrak pohon. Jalanan masih sepi pagi itu, hanya ada Jona yang lewat di tempat itu. Disinilah timbul kebimbangan di hati Jona. Di satu sisi dia ingin menolong sang kakek, namun di sisi yang lain, dia terburu-buru ke sekolah, karena hari sudah semakin siang. Setelah menimbang-nimbang, Jona pun memilih melewati sang kakek yang membutuhkan bantuannya itu, dalam hati ia berpikir, “Ah, pasti ada orang lain yang akan menolongnya.”

Pernahkah kita berlaku seperti halnya Jona, mengalihkan tanggungjawab yang seharusnya milik kita, menjadi bagian bagi orang lain? Seharusnya kita yang berbagi, namun kita berpikir biarlah orang lain yang berbagi. Seharusnya kita yang menolong, namun kita berpikir biarlah orang lain saja yang menolong. Kisah Yesus memberi makan kepada lebih dari lima ribu orang tentu bukan hal yang asing bagi kita. Orang yang sangat merindukan pengajaran Yesus mengikuti-Nya kemana saja, sampai-sampai mereka tidak mempedulikan kebutuhan perutnya. Hari semakin malam dan mereka membutuhkan makanan. Salah satu murid Yesus mengusulkan kepada-Nya untuk menyuruh orang-orang itu pergi mencari makanan, namun Yesus menolak usulan itu, Ia mengingatkan kepada mereka, “Kamu harus memberi mereka makan.”

Kisah ini mengingatkan kepada kita bahwa setiap kita sesungguhnya memiliki tanggungjawab terhadap apa yang ada di sekitar kita. Tanggungjawab untuk menolong, tanggungjawab untuk berbagi, tanggungjawab untuk mengasihi. Tidak sepantasnya sebagai pengikut Kristus kita memilih menutup mata dengan realita di sekitar kita dan berpikir bahwa itu adalah tanggungjawab orang lain dan bukan tanggungjawab saya. Mari kita menunjukkan kepedulian kita pada orang-orang di sekitar kita. (ANS)

“Bukan orang lain yang seharusnya bertindak, melainkan kita.”

 

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •