Pecatur Ulung Renungan Harian 19 Desember 2018

19 December 2018

Bacaan : Mikha 4 : 8 – 13  |  Pujian: KJ 378
Nats: “Tetapi mereka itu tidak mengetahui rancangan TUHAN; mereka tidak mengerti keputusan-Nya, bahwa Ia akan menghimpunkan mereka seperti berkas gandum ke tempat pengirikan.” [ayat 12]

“Skak mat..!” teriak kakak kegirangan sambil menggerakkan bidak catur mengunci pergerakan lawan. Adik, sang lawan, cemberut tidak terima kekalahannya. Tetapi kakak menghibur adiknya itu dan berkata, “Ayo main lagi! Untuk menang, adik harus memperhatikan langkah-langkah kakak. Lalu siap-siap dengan serangan kakak.” Mereka kembali bermain dan sang adik belajar memahami dan mempredikisi langkah bidak catur sang kakak. Memprediksi dan menentukan langkah-langkah bidak catur adalah wajib dilakukan oleh para pecatur demi memenangkan pertandingan.

Berkaitan dengan rancang-merancang langkah, TUHAN layaknya pecatur ulung yang selalu memenangkan pertandingan catur. Langkah-langkah-Nya memainkan bidak catur matang dan terprediksi dengan sempurna. Beberapa kali, bidak-bidak harus mengalami hal tidak menyenangkan, terancam dan dimakan bidak lawan. Namun rancangan langkah-langkah-Nya sudah terlanjur matang sehingga dengan segera meraih kemenangan.

Sayangnya, seperti bidak-bidak catur, kita tidak tahu detail rancangan TUHAN yang sudah komplit itu. Sehingga sama seperti Yerusalem, kita malah gelisah mengaduh penuh kekhawatiran menghadapi ancaman kehidupan. Mikha menunjukkan betapa sangat berat beban kehidupan putri Sion yang berseru-seru kepada TUHAN memohon pertolongan.

Maka kita perlu menyimak kembali apa yang disaksikan oleh Mikha,“Tetapi mereka itu tidak mengetahui rancangan TUHAN; mereka tidak mengerti keputusan-Nya, bahwa Ia akan menghimpunkan mereka seperti berkas gandum ke tempat pengirikan.” (ayat 12). Memang untuk saat tertentu kita tidak paham dengan rancangan TUHAN. Tetapi kita harus percaya bahwa setiap TUHAN menggerakkan kita, itu berarti Ia sedang mempersiapkan kemenangan untuk kita. Anugerah sedang dipersiapkan bagi kita. Persis seperti yang dialami Sion dan umat yang percaya. Ingatlah, rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera!

“Skak mat..!” Kini adik yang berteriak kegirangan memenangkan permainan catur melayan sang kakak. Amin. [jarwi]

“Tuhan menetapkan langkah-langkah hidup orang percaya.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak