Siapa Menabur Angin Akan Menuai Badai Renungan Harian 16 Oktober 2018

16 October 2018

Bacaan : Obaja 10 : 17 – 21   |   Pujian: KJ 405
Nats: “Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum: mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorangpun yang terlepas, sebab Tuhanlah yang berfirman demikian.”  [ayat 18]

“Siapa menabur angin akan menuai badai” adalah sebuah peribahasa yang berarti siapa yang melakukan suatu perbuatan, maka akan mendapat akibat dari perbuatan itu. Menabur yang baik akan menuai kebaikan dan menabur yang jahat akan menuai bencana.

Hal tersebut senada dengan berita utama dari nabi Obaja yang menubuatkan penghukuman bagi bangsa Edom. Bangsa itu telah berbuat jahat, mementingkan diri sendiri, sangat sombong, dan melakukan kekerasan terhadap Yehuda (Obaja 1:10). Mereka menindas tanpa belas kasihan dan bersukacita karena kemalangan Yehuda (ayat 12). Hukuman atas Edom sangat keras. Sejarah mencatat bahwa bangsa ini musnah sama sekali. Penghukuman Edom merupakan gambaran kedaulatan dan keadilan Tuhan Allah bagi bangsa yang jahat, yang tidak mau mengakui kedaulatan-Nya. Bagi Yehuda sendiri, Tuhan Allah akan memulihkan kondisi mereka, yaitu pengembalian hak Yehuda, tanah untuk ditinggali (ayat 20), dan pembangunan kembali kota-kota mereka (bdk. Mzm. 69:36).

Ketaatan akan mendatangkan berkat dan keselamatan, sebaliknya ketidaktaatan akan mendatangkan penghukuman. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan kita. Apakah kehidupan kita mencari Dia dan sesuai dengan kehendak-Nya? Mari tetap hidup bagi Tuhan dan lakukan perintah-Nya. Jangan lagi mementingkan diri sendiri, mencelakakan sesama dan berbuat jahat di hadapan-Nya. Janji penyertaan-Nya tak pernah berubah. Bangsa Yehuda tetap melakukan kebenaran di hadapan Tuhan dan Tuhan membela mereka, begitupun juga kita. [retno]

“Tuhan membela dan menjagai orang-orang benar”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak