Ketergerakan Hati Renungan Harian 14 Mei 2019

14 May 2019

Bacaan : Kisah Para Rasul 9 : 32 – 35 | Pujian : KJ 433
Nats : “Di situ didapatinya seorang bernama Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh.” [ayat 33]

Bacaan hari ini mengingatkan kita pada sebuah acara reality show “Siapa peduli?” yang tayang di salah satu stasiun TV Indonesia. Dalam acara tersebut biasanya dikisahkan seseorang yang sedang mengalami masalah di tempat umum. Dia membutuhkan pertolongan dari orang-orang yang melihat dia . Banyak orang biasanya menolak untuk mau peduli tetapi ketika ada orang yang mau menolong, tim acara ini akan memberikan hadiah kepada sang penolong itu. Walaupun sang penolong tidak mengharapkan hadiah atau imbalan.

Demikian pula hal yang dilakukan oleh Rasul Petrus kala dirinya berkunjung ke daerah Lida. Tujuannya adalah mengunjungi orang-orang kudus, atau jemaat di sana. Namun, dalam kunjungan itu dia bertemu dengan Eneas yang hanya bisa terbaring di tempat tidur karena lumpuh. Sebenarnya Petrus bisa saja bersikap tidak mau peduli dan hanya berfokus mengunjungi umat Tuhan yang ada di sana, karena kepeduliannya kepada Eneas, hanya akan nambahi masalah, alias ngrepoti. Akan tetapi hatinya tergerak untuk menolong Eneas yang lumpuh itu. Dan sebenarnya hal itu dilakukan murni karena Petrus ingin menolong Eneas tanpa mengharapkan apapun. Tetapi Tuhan melihat ketulusan hatinya dan kemudian menggerakkan penduduk di Lida dan Saron berbalik kepada Tuhan. Ini merupakan hadiah dari Tuhan walaupun niat Petrus kala itu tidak untuk menginjili orang-orang di sana, tetapi ketergerakan hati Petrus yang diwujudkan dalam aksi nyata itulah yang membuat orang-orang lalu berbalik kepada Tuhan.

Pernahkah anda mengalami situasi seperti Petrus? Pernahkah merasa sangat ingin menolong orang yang sedang kesusahan? Tuhan selalu punya cara untuk menggerakkan hati kita, dan selanjutnya tergantung pada kita, apakah kita mau mewujudkan ketergerakan hati itu dalam sebuah aksi, ataukah hanya membiarkannya berlalu begitu saja (bandikan dengan Yakobus 4:17). Mari beraksi! [one-rect]

“Peduli pada orang susah, membuat hidup penuh anugerah”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak