Xenophobia Renungan Harian 12 Oktober 2019

12 October 2019

Bacaan : Bilangan 12 : 1 – 15 | Pujian : KJ 255
Nats : “Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya” (ayat 1a)

Xenofobia (asal kata bahasa Yunani xenos: orang asing; dan phobos: rasa takut) adalah perasaan tidak suka atau takut terhadap orang asing atau
orang-orang dari negara lain. Perasaan itu muncul dari pemikiran yang tidak masuk akal, semacam praduga bahwa keberadaan orang asing, dengan
bahasa, budaya dan agama yang berbeda adalah suatu ancaman yang membahayakan atau perasaan bahwa orang asing memiliki derajat yang
lebih rendah dari bangsa mereka sendiri. Pemahaman tersebut akan memicu tindakan memusuhi dan bahkan melakukan kekerasan terhadap
orang asing. Salah satu contoh xenophobia adalah aksi pembantaian yang terjadi di masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, 15 Maret 2019 yang
lalu.

Dalam bacaan hari ini, dikisahkan bahwa perasaan tidak suka terhadap bangsa lain itu juga muncul dalam diri Miryam dan Harun. Disebutkan
bahwa keberadaan perempuan Kush yang diambil Musa, sebagai istri, mendorong Miryam dan Harun untuk mengatai Musa. Bahkan lebih jauh
lagi mereka ingin menggantikan Musa sebagai utusan Allah. Lalu bagaimanakah reaksi Allah terhadap sikap yang ditunjukkan Miryam dan
Harun tersebut? Dengan tegas Allah menunjukkan ketidaksukaan-Nya terhadap sikap Miryam dan Harun. Bahkan Miryam mendapat hukuman
sangat berat, yaitu sakit kusta dan diasingkan.

Perbedaan sebenarnya dikehendaki oleh Tuhan. Kenyataan itu tak terbantahkan bahwa kita hidup di dunia bersama-sama dengan segala
bangsa dengan budaya, bahasa dan agama yang berlainan. Sayangnya manusia lebih suka menyeragamkan, dengan motif pemurnian kemudian
mengklaim dirinya atau kelompoknya yang lebih baik, lebih benar dan meminggirkan atau meniadakan orang lain. Melalui kisah Miryam (dan
Harun) ini, kita diingatkan untuk tidak menumbuhkan rasa kebencian terhadap kaum atau bangsa lain. Mereka semua adalah sesama ciptaan
Tuhan, saudara yang ditempatkan untuk hidup bersama, berdampingan, bukan bermusuhan. (TWP)

“Tidak seorang pun yang terlahir untuk membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang, atau agamanya.” -Nelson Mandela

Renungan Harian

Renungan Harian Anak