Sik Yo! Pancaran Air Hidup 10 April 2022

10 April 2022

Bacaan: Lukas 19 : 28 – 40 ǀ Pujian: KJ. 446
Nats:
“Lalu pergilah mereka yang disuruh itu dan mereka mendapati segala sesuatu seperti yang telah dikatakan Yesus.” (Ayat 32).

Kata setia adalah kata yang sering kita dengar dan ungkapkan. Apa yang ada di benak saudara ketika mendengar kata setia? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata setia adalah berpegang teguh pada janji dan pendirian, patuh, taat. Kata setia sebagai wujud kepatuhan merupakan kata yang sangat mudah diucapkan, namun sulit untuk benar-benar diwujudkan. Dulu waktu masih kecil, saya ingat betul apa jawaban saya waktu ibu meminta saya untuk pergi ke warung dan membeli beberapa kebutuhan dapur. Saat ibu mengutus dan berkata: “Le, tumbasne gula karo lenga nang warunge Yu Gimah!” sahut saya: “Sik yo Buk!” dan begitu terus sampai beberapa kali. Setelah ibu datang menghampiri saya sembari mematikan video game saya, saya baru lekas berangkat.

Lain halnya dengan dua orang murid Yesus dalam bacaan hari ini. Mereka diutus oleh Yesus untuk menemukan keledai muda yang tertambat dan belum pernah ditunggangi. Tanpa menunggu lama kedua murid itu segera bergegas melakukan apa yang diperintahkan oleh Yesus. Mereka mendapati semuanya persis seperti yang Yesus katakan. Kedua murid ini memberikan gambaran yang utuh tentang arti kesetiaan kepada kita. Mereka bukan hanya berani menyatakan diri sebagai “murid” dan bangga dengan gelar itu, melainkan mereka benar-benar melakukan tugas seorang “murid”, sehingga kata setia bukan hanya menjadi isi dari perkataan melainkan mewujudnyata dalam tindakan.

Bagaiamana dengan kita yang juga menerima gelar sebagai murid-murid Tuhan Yesus? Sudahkah kita, selama menjadi murid-Nya melakukan dengan patuh segala perintah-Nya sesuai dalam firman-Nya? Atau kita masih menunda-nunda dengan berkata: Sik yo! Taksih nggih Gusti Yesus!” Seorang murid yang sejati adalah mereka yang menerjemahkan kepatuhannya kepada Sang Guru dengan tindakan nyata bukan sekedar kata-kata. Buktikan kesetiaan saudara sebagai seorang murid dengan segera bergegas melakukan perintah-Nya dan tidak menunda-nundanya. Amin. [TpJ].

“Si setia, siap sedia dengan tindakan nyata!”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak