Patunggilan Menanggung Beban di Sukoanyar

Gempa bumi bermagnitudo 6,1 mengguncang 15 kabupaten/ kota di Jawa Timur pada Sabtu 10 April 2021 lalu. Menurut Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 179 fasilitas umum dan ribuan rumah rusak ringan hingga berat karena bencana itu. Korban jiwa dan korban luka pun berjatuhan.

Beberapa jemaat GKJW pun tak luput dari gempa bumi tersebut. GKJW Jemaat Sukoyanyar yang terletak di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang adalah jemaat terparah yang terdampak gempa itu.

Foto Udara – Beginilah pemandangan Dusun Sukoanyar dari udara. Rumah warga yang tadinya berdempetan kini nampak berjarak satu dengan yang lainnya. Sebanyak 34 rumah di Sukoanyar roboh atau harus dirobohkan karena bencana alam ini termasuk pastori/ kapandhitan GKJW Jemaat Sukoanyar.

 

Posko Tanggap Bencana – GKJW Jemaat Sukoanyar mendirikan posko penanganan pasca gempa. Melalui posko ini, bantuan dari berbagi pihak diterima dan disalurkan. Posko ini juga mengkoordinasi pekerjaaan, akomodasi dan logikstik para relawan yang datang dari berbagai jemaat GKJW.

 

Ayo Tarik – Beberapa relawan merobohkan rumah Pak Girin dengan cara menariknya. Rumah tersebut memang harus dirobohkan karena sudah tidak aman lagi untuk dihuni. Kebanyakan bangunan di Sukoanyar memang tidak memenuhi persyaratan bangunan tahan gempa karena tidak menggunakan struktur kolom pada bagian sudutnya.

 

Poster – Poster Kristus ini masih menempel di tembok yang sudah sudah separo roboh akibat gempa. Beberapa saat setelah foto ini diambil, tembok ini dirobohkan total dan hanya menyisakan puing.

 

Bahu Membahu РSetiap hari sekitar 30 hingga 50 relawan dari berbagai jemaat atau majelis daerah GKJW bekerja di Sukoanyar. Besarnya kerusakan yang diakibatkan gempa ini membuat pekerjaan pemulihan  diperkirakan baru bisa diselesaikan 3 bulan mendatang.

 

Memilah – Para relawan memilah batu bata yang masih bisa digunakan untuk membangun kembali bangunan yang telah dirobohkan. Banyak warga Sukoanyar yang menghadapi dilema antara merobohkan total atau tetap mempertahankan rumah mereka yang telah rusak. Besarnya biaya untuk membangun rumah kembali membuat beberapa warga lebih memilih untuk memperbaiki rumah mereka secara sederhana dan menggunakan kembali bahan bangunan yang masih bisa dipakai.

 

Ayat Alkitab – Jika anda jeli mengamati foto ini, maka anda akan bisa membaca kutipan ayat alkitab dari Nahum 1:7 tertempel di gerobak kerja: “TUHAN itu baik. Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan. Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya.”

 

Bantuan – Bantuan untuk warga Sukoanyar datang dari berbagai pihak. Pada gambar ini tampak bantuan sayur yang dikirimkan oleh Rumah Sakit Marsudi Waluyo Malang.

 

Daftar Petugas – Jemaat-jemaat GKJW di Majelis Daerah Malang 4 setiap hari bergantian mengirimkan relawannya ke Sukoanyar. Relawan-relawan dari majelis-majelis daerah yang lain pun datang bergantian setiap 3 atau 4 hari sekali. Selain membersihkan puing, para relawan tersebut juga bekerja di dapur umum dan bagian trauma healing.

 

 

Bagikan Entri Ini:

  • 53
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •