Peresmian Lima Sarana Fisik di Beberapa Jemaat GKJW

Sebanyak 5 proyek sarana fisik (bangunan gedung) di beberapa jemaat GKJW diresmikan dalam waktu berdekatan. Proyek-proyek tersebut ada di GKJW Jemaat Mutersari, Wungurejo, dan Caruban.

Gedung-gedung yang diresmikan tersebut ialah:

A. Di GKJW Jemaat Mutersari, Jombang
Dua gedung gereja dan satu gedung pertemuan di lingkup GKJW Jemaat Mutersari diresmikan bersamaan pada tanggal 3 Maret 2022 lalu oleh Ketua Majelis Agung GKJW, Pdt Tjondro F. Gardjito. Peresmian tersebut ditandai pula dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Soni Saksono Putro.

Gedung gereja dan gedung pertemuan yang diresmikan di Jemaat Mutersari ialah:

1 Gedung Gereja GKJW Pepanthan Sukoharjo 

Gedung gereja berukuran 11×21 M ini dibangun untuk menggantikan gedung gereja yang sudah dirobohkan karena sudah tidak layak pakai.Pembangunan gedung gereja ini menelan biaya Rp. 722 juta yang berasal dari swadaya warga GKJW Jemaat Mutersari, bantuan dari PROK (Presbyterian Church in the Republic of Korea; gereja mitra GKJW) jemaat Anyang Jungang, dan beberapa donatur.

Sebelum diresmikan, Gedung gereja ini telah sempat digunakan antara lain untuk kegiatan bulan kesaksian dan pelayanyan (Kespel) di Pepanthan Sukoharjo.

2. Gedung Gereja di Blok Nglebak

Gedung gereja ini tediri dari bangunan induk (berukuran 5×13 meter) dan konsistori (berukuran 4×5 meter) yang mulai dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2008. Meskipun belum sempurna, gedung gereja ini sudah digunakan untuk ibadah minggu oleh 19 keluarga blok Nglebak sejak Bulan Juni 2014.Pembangunan gedung gereja ini menghabiskan dana Rp.240 juta yang didapat antara lain dari swadaya warga setempat dan persembahan dari jemaat-jemaat GKJW yang lain.

Blok Nglebak terletak +/- 5 km dari gereja induk GKJW Mutersari.

3. Gedung Pertemuan GKJW Jemaat Mutersari

Gedung pertemuan GKJW Jemaat Mutersari terletak di sebelah kanan gedung gereja induk GKJW Jemaat Mutersari. Pembangunan dimulai bulan Juni 2018 dengan menghabiskan dana sebesar Rp. 129 juta.Sebelum diresmikan, gedung pertemuan ini telah digunakan GKJW Jemaat Mutersari antara lain untuk menerima Sidang Majelis Daerah Jombang – Surabaya Barat pada tahun 2019.

B. Gedung gereja di Kelompok Jeruk, GKJW Jemaat Wungurejo

Peresmian gedung gereja berukuran 117 meter persegi ini diadakan pada tanggal 6 Maret 2022 oleh Pdt. Park Jun Ho, perwakilan PROK yang bertugas di GKJW. Pembangunan gedung gereja ini menelan dana sebesar Rp. 129.351.000 yang didapat dari swadaya warga jemaat GKJW Wungurejo dan bantuan dari Mokpo Sunseonggyohwe Kimeunhye Kwensanim (donatur perseorangan dari Korea).

C. Gedung gereja GKJW Jemaat Caruban


Peresmian gedung gereja GKJW Jemaat Caruban diadakan pada tanggal 9 Maret 2022 bersamaan dengan ulang tahun pendewasaan jemaat ke-17. Gedung gereja yang diresmikan kali ini adalah hasil renovasi gedung gereja lama (dibangun pada tahun 1985) yang dianggap kurang dapat mewadahi aktivias warga jemaat.

Renovasi gedung gereja GKJW Jemaat Caruban ini dimulai sejak Bulan November 2017 dan selesai secara keseluruhan pada Bulan Desember 2021 dengan menghabiskan dana kurang lebih 1 Milyar Rupiah.

Prosesi peresmian gedung gereja yang baru ini dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Majelis Agung Pdt. Tjondro F.Gardjito dan pengguntingan pita oleh Pdt. Park Jun Ho dari PROK. Acara kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang dilayani oleh Pdt. Tjondro F. Gardjito dan Pdt. Sevi Niasari.

Jalannya peresmian gedung gereja GKJW Jemaat Caruban dapat disaksikan disini.

 

 

Bagikan Entri Ini: