Menjadi Pribadi Yang Beda Pancaran Air Hidup Junior 5 November 2026

5 November 2026

Bacaan : 1 Raja-raja 1 : 12b – 13
Nats: ”…sehingga sebelumnya tidak ada orang seperti engkau, juga sesudahmu tidak akan muncul seorang seperti engkau,…” (1 Raja-raja 3 : 12b)

Kisah Si Pensil Warna Biru
Di sebuah kotak pensil yang rapi, hiduplah sekumpulan pensil warna. Hampir semua pensil—merah, kuning, hijau, cokelat—selalu menggambar pohon, matahari, dan rumah yang sama setiap hari. Mereka mengikuti pola yang dianggap “benar” dan aman. Namun, ada satu pensil biru yang berbeda. Ia tidak ingin menggambar langit yang datar. Ia ingin menggambar ombak laut yang bergelombang, meneteskan warna biru tua untuk hujan, atau membuat sketsa bayangan awan. Pensil lain mencibir, “Kenapa tidak menggambar yang biasa saja? Kamu aneh sendiri.” Pensil biru itu tetap teguh. Ia tahu ia dirancang dengan warna khusus, bukan untuk mengikuti arus.

Teman-teman, pernahkah kalian berada di posisi seperti pensil biru di atas? Misalnya kamu dengan setia mengerjakan ujian di saat semua teman bekerjasama mencontek atau tetap pergi ibadah anak saat teman lain pergi liburan?

Saat Salomo menyampaikan doanya kepada Allah, ia tidak berdoa untuk kepentingan dirinya sendiri. Ia minta sesuatu untuk kepentingan bangsa yang dipimpinnya. Salomo meminta hikmat daripada kekayaan dan umur panjang. Tetapi Allah justru menambahkan berkat yang tidak Salomo minta sekalipun. Hal ini dilihat beda oleh Allah : ”…sehingga sebelumnya tidak ada orang seperti engkau, juga sesudahmu tidak akan muncul seorang seperti engkau,…”.

Aktivitas:
Tuliskan hal-hal dalam kehidupan sehari-hari yang itu hal berbeda dari kebanyakan teman lalu tempel itu di tempat yang terlihat olehmu supaya kamu selalu ingat dan punya motivasi untuk melakukannya.

Doaku : Ya Yesus, berilah aku keberanian untuk melakukan hal yang benar meskipun aku diejek karena dianggap aneh, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak