Allah Menguatkan Pancaran Air Hidup Junior 19 Oktober 2026

19 October 2026

Bacaan: 1 Samuel 30:6b
Nats: “Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.” (Ayat 6b)

Ini adalah salah satu momen yang paling berat dan paling gelap dalam keseluruhan kisah hidup Daud. Kota Ziklag, tempat tinggal Daud dan semua orang yang bersamanya, baru saja dibakar habis oleh musuh orang Amalek. Istri-istri mereka dibawa pergi, anak-anak mereka ditawan, semua harta benda mereka dirampas. Tidak ada yang tersisa. Dan di atas semua bencana yang menghancurkan itu, orang-orang yang selama ini berjalan bersama Daud — pengikut-pengikutnya yang paling setia — mulai menyalahkan Daud atas semua yang terjadi dan hampir melemparinya dengan batu! Daud benar-benar sendirian dalam kepedihan yang luar biasa besar itu. Tidak ada seorang pun yang mendukungnya.

Di saat seperti itu — saat semua orang pergi, tidak ada yang mendukung, semua tampak gelap tanpa jalan keluar — Daud melakukan satu hal yang paling penting dan paling menyelamatkan hidupnya: dia pergi langsung kepada Allah. Alkitab mencatat bahwa Daud ‘menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.’ Dia mengingat kembali semua kebaikan dan kesetiaan Allah di masa-masa lampau. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh. Dan dari situlah kekuatan yang nyata mengalir kembali ke dalam dirinya! Ada saat-saat di mana kamu benar-benar butuh pergi kepada Allah secara langsung dan pribadi — bukan hanya menunggu orang lain menguatkanmu. Kekuatan sejati itu hanya datang dari Allah! Amin.

Doaku: Ya Tuhan, Sumber kekuatan hidupku, jangan tinggalkan aku sendiri dan aku berjanji akan selalu mengandalkanMu. Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak