Tetap Setia Sampai Akhir Hidupnya Pancaran Air Hidup Junior 31 Mei 2026

31 May 2026

Bacaan: Kejadian 50:26
Nats: “Kemudian matilah Yusuf, berumur seratus sepuluh tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.” (Kejadian 50:26)

Mari kita lihat sejenak kehidupan Yusuf di sepanjang hidupnya. 17 tahun pertama kehidupan Yusuf dihabiskan sebagai pemuda di Kanaan. Kemudian 13 tahun berikutnya dihabiskan sebagai budak dan tahanan di Mesir. Dan selanjutnya 80 tahun berikutnya dihabiskan sebagai penguasa di Mesir.

Ketika ia berusia tiga puluh tahun, Yusuf diangkat oleh Firaun sebagai penguasa negara yang sangat kaya raya. Ia menjadi pejabat di Mesir selama 80 tahun berikutnya dan meninggal dunia pada usia 110 tahun. Walaupun hidupnya penuh dengan penderitaan, tetapi ia senantiasa setia kepada Allah dan terus menerus melakukan kebaikan. Yusuf mengampuni saudara-saudaranya dan pada akhirnya ia sadar bahwa peristiwa buruk yang ia alami menjadi sarana baginya untuk menyelamatkan seluruh keluarganya dari kelaparan.

Teman-teman, Yusuf bukanlah orang biasa karena seluruh kehidupannya dapat digambarkan dalam dua gambaran: penderitaan dan kemuliaan. Dalam derita, dia dengan teguh takut akan Allah, percaya pada Allah dan setia kepada-Nya. Allah melatih hambaNya untuk mendapatkan hal-hal yang besar melalui penderitaan. Mari meneladaninya.

Carilah jawaban yang tepat dari pertanyaan di bawah ini dengan cara menarik garis!

Klik pada gambar untuk memperbesar

Doaku: Ya Allah, bantu aku untuk senantiasa setia kepada Allah walaupun harus hidup di dalam kesulitan, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak