Bacaan: Yohanes 20 : 19 – 23 | Pujian: KJ. 237
Nats: “Sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata, ‘Terimalah Roh Kudus.’ Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Ayat 22-23)
Sejak kita lahir ke dunia, kita butuh pertolongan orang lain. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita juga memerlukan orang lain untuk menolong diri kita. Bahkan sampai kita mati, kita tetap membutuhkan orang lain untuk merawat jenasah dan menguburkan jenasah kita. Artinya di sepanjang perjalanan hidup kita di dunia ini, kita membutuhkan orang lain untuk menolong kita. Demikian halnya dalam kehidupan iman spiritual kita sebagai orang Kristen. Dalam setiap peristiwa yang kita alami dan pergumulan hidup yang kita hadapi, kita membutuhkan pertolongan dari Tuhan. Melalui Roh Kudus, Tuhan menyapa kita, mengingatkan kita akan kesalahan dan dosa-dosa kita, dan menuntun setiap langkah kita dalam kebenaran.
Firman Tuhan pada hari Pentakosta ini mengisahkan Tuhan Yesus yang menampakkan diri kepada para murid-Nya. Dikisahkan para murid sedang berkumpul di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci (Ay. 19). Mereka takut kepada orang-orang Yahudi yang akan menangkap mereka sebagai pengikut Yesus. Di tengah-tengah ketakutan itu, Tuhan Yesus berdiri di hadapan mereka dan berkata, ”Damai sejahtera bagi kamu!” Lalu menunjukkan tangan dan lambung-Nya serta mengutus mereka sebagai saksi-saksi-Nya. Untuk tugas pengutusan inilah, Tuhan Yesus menghembusi mereka dengan Roh Kudus (Ay. 22). Roh Kuduslah yang bersama dengan para murid, menyertai mereka, dan meolong mereka dalam mewartakan Kabar Sukacita kepada dunia. Tuhan Yesus memperlengkapi dan memberi mereka kuasa untuk melakukan pekerjaan Tuhan di dunia.
Hari ini adalah hari Pentakosta, Roh Kudus telah tercurah pada para murid dan kita umat-Nya. Roh Kudus selalu ada dalam setiap dinamika hidup kita. Dalam pasang surut laku hidup kita. Roh Kudus memimpin kita di jalan kebenaran sehingga setiap kita yang ada dalam pimpinan Roh Kudus akan hidup dalam terang dan kebenaran. Kuncinya kita mau mendekat kepada Tuhan, membuka hati kita agar Roh Kudus tinggal dalam hati dan hidup kita. Hanya dengan selalu bersandar kepada Tuhan dan percaya kuasa Roh Kudus maka damai sejahtera Tuhan Yesus selalu kita rasakan. Kita tidak akan takut lagi dalam menjalani hidup dan menghadapi kesulitan hidup, sebab hati kita selalu tertaut pada Roh Kudus. Mari kita menjalani hidup dalam pimpinan dan penyertaan Roh Kudus Sang Penolong hidup kita. Amin. [AR].
“Roh Kudus senantiasa ada bagi kita, buka hati dan hidup kita agar Ia berkarya.”