Bacaan: Kejadian 37:15-19
Nats: “ Kata mereka seorang kepada yang lain: “Lihat, tukang mimpi kita itu datang! ” (Kejadian 37:19)
Siapakah di antara kamu, yang pernah diejek atau diolok-olok atau disindir? Dalam Kejadian 37:19, Yusuf diejek oleh saudara-saudaranya dengan sebutan “tukang mimpi”. Saudara-saudara Yusuf mengejek dia karena mimpi yang diceritakannya. Nah, pernahkah kamu diejek oleh saudaramu dan bagaimana perasaanmu saat diejek?
Kebanyakan orang pasti akan menjadi marah dan tidak mau lagi berurusan dengan orang-orang yang pernah mengejeknya. Namun tidak demikian dengan Yusuf. Yusuf adalah seorang yang penuh kasih, maka ia tidak mempedulikan ejekan tersebut. Hal ini tampak ketika ia diminta ayahnya untuk menemui saudara-saudaranya dari Lembah Hebron ke Sikhem, Yusuf tidak langsung berbalik pulang. Yusuf masih berjalan ke sana ke mari di padang untuk mencari saudaranya, sampai didapatinya saudara-saudaranya itu di Dotan yang berjarak sekitar 30 kilometer ke arah Selatan dari kota Sikhem. Sungguh sebuah perjalanan yang sangat jauh hanya untuk melihat keadaan saudara-saudaranya saja, tetapi itu pun dilakukannya oleh Yusuf.
Teman-teman, anak yang suka mengejek adalah anak yang kurang percaya diri dan mencoba meningkatkan harga dirinya dengan membuat orang lain merasa buruk. Jadi, mereka yang suka mengejek mungkin juga kurang memiliki rasa empati untuk memahami dan merasakan bagimana perasaan oranglain saat diejek.
Ingat-ingat kembali siapa sajakah orang-orang yang pernah mengejekmu dan apa ejekan yang mereka berikan kepadamu, tuliskanlah pada selembar kertas! Selanjutnya, akuilah di dalam hatimu bahwa ejekan-ejekan tersebut menyakitkan dan memohon kepada Tuhan agar melalui cinta-Nya engkau dapat mengampuni orang-orang yang telah mengejekmu!
Doaku: Tuhan, bantulah aku untuk menjadi anak-anak-Mu yang memiliki hati dan tidak mudah mengejek oranglain. Amin.