Bacaan: Kejadian 37:5-8
Nats: “ Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, ” (Kejadian 37:5a)
Pada saat Yusuf berusia tujuh belas tahun, bermimpilah ia dan menceritakan mimpinya itu kepada saudara-saudaranya: “Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu.” Setelah Yusuf menceritakan mimpinya, maka saudara-saudaranya tidak terima dan tidak suka dengan apa yang diceritakan di dalam mimpi tersebut. Saudara-saudara Yusuf menjadi semakin membenci Yusuf, karena saudara-saudaranya mengira bahwa Yusuf ingin menjadi raja dan berkuasa atas mereka.
Teman-teman, ternyata saudara-saudaranya Yusuf tidak menyadari bahwa Tuhan Allah sedang berbicara dan menyampaikan kehendak-Nya melalui Yusuf melalui mimpi. Yusuf mengetahui bahwa mimpi-mimpi yang dialaminya berasal dari Tuhan. Yusuf percaya dengan Tuhan Allah. Melalui iman dan kerendahan hati, ia menghayati bahwa Tuhan hendak mengungkapkan tujuan baik dan rencana dalam hidupnya untuk membuatnya bersinar dan menjadi berkat. Maka, belajarlah percaya bahwa Tuhan juga merindukanmu untuk bersinar dan menjadi berkat sebagaimana Yusuf.
Silahkan tulis secara singkat di dalam bentuk hati di bawah ini, satu mimpi yang tidak pernah kau lupakan di dalam hidupmu!
Klik pada gambar untuk memperbesar
Doaku: Ya Allah, bantu aku untuk mendengarkan suara-Mu dan taat kepada-Mu. Amin.