Bacaan: Kejadian 49: 29-33
Nats: Selesai berpesan kepada anak-anaknya, Yakub menarik kakinya ke atas tempat tidurnya dan mengembuskan napas terakhir. Ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya. (Kejadian 49:33)
Teman-teman sudah 1 bulan bacaan kita menceritakan tentang Yakub. Ia adalah seorang kakek yang sudah sangat tua. Dulu, Yakub pernah berbuat salah, menipu, dan takut. Tetapi Tuhan tidak meninggalkannya. Tuhan mengubah hidup Yakub dan memberinya nama baru, Israel.
Pada Kejadian 49:29-33, Yakub tahu bahwa waktunya di dunia sudah hampir selesai. Ia memanggil anak-anaknya, memberikan pesan terakhir, dan dengan tenang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Yakub percaya bahwa Tuhan yang setia sejak ia muda, akan tetap setia sampai akhir hidupnya. Yakub tidak meninggalkan harta yang sangat berharga, tetapi ia mewariskan iman pada Tuhan. Ia menjadi saksi iman, orang yang hidupnya menunjukkan bahwa Tuhan itu setia.
Dalam kehidupan kita, Tuhan mau kita hidup setia dan iman kita terus menyala sampai akhir, bukan hanya saat senang, tetapi juga saat sulit, supaya orang lain bisa melihat terang Tuhan melalui hidup kita. Hidup kita juga bisa menjadi teladan iman, seperti Yakub, yang tetap percaya kepada Tuhan sampai nafas terakhir. Kita dipanggil untuk bisa menjadi saksi iman melalui perkataan, sikap dan perbuatan kita setiap hari baik saat kita berada di rumah, sekolah dan dimanapun kita berada.
Warnailah dengan warna-warna kesukaanmu ya!
Klik pada gambar untuk memperbesar
Doa: Tuhan Yesus, ajari aku untuk percaya kepada-Mu setiap hari. Tolong aku hidup setia sampai akhir dan menjadi teladan iman bagi orang lain, Amin