Dari Duka Menjadi Sukacita Pancaran Air Hidup Junior 28 April 2026

28 April 2026

Bacaan: Kejadian 45:1–28
Nats: “Kata Israel, ‘Cukuplah itu! Anakku Yusuf masih hidup! Aku mau pergi melihatnya sebelum aku mati.(Kejadian 45:28)

Yakub adalah seorang ayah yang sangat mengasihi anaknya, Yusuf. Selama bertahun-tahun, Yakub hidup dalam kesedihan. Ia mengira Yusuf sudah meninggal. Setiap hari hatinya terasa sedih dan rindu. Yakub sering menangis karena kehilangan anak yang sangat ia sayangi.

Suatu hari, kabar yang sangat mengejutkan datang. Anak-anaknya berkata bahwa Yusuf masih hidup dan menjadi penguasa di Mesir. Awalnya Yakub tidak percaya. Hatinya sudah terlalu lama sedih. Tetapi ketika ia melihat bukti-buktinya, Yakub akhirnya percaya. Hatinya yang dulu penuh duka kini dipenuhi sukacita. Yakub berkata, “Cukuplah itu! Anakku Yusuf masih hidup!” Ia sangat bersukacita karena Tuhan memulihkan apa yang ia kira telah hilang. Kesedihan Yakub yang panjang akhirnya berubah menjadi kegembiraan.

Teman-teman, kadang kita juga bisa merasa sangat sedih seperti Yakub. Kita kehilangan sesuatu, merasa kecewa, atau rindu pada orang yang kita kasihi. Tuhan melihat semua kesedihan itu. Seperti Yakub, Tuhan bisa mengubah duka kita menjadi sukacita. Tuhan setia menemani kita, sampai hati kita kembali dipenuhi kegembiraan.

Klik pada gambar untuk memperbesar

Doaku: Tuhan Yesus, saat aku sedih dan menangis, Engkau selalu bersamaku. Ubahlah kesedihan ku menjadi sukacita. Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak