Pintu Ajaib Pancaran Air Hidup 26 April 2026

26 April 2026

Bacaan: Yohanes 10 : 1 – 10  |  Pujian: KJ. 358
Nats: Akulah pintu. Siapa yang masuk melalui Aku, ia akan diselamatkan dan ia akan masuk dan keluar serta menemukan padang rumput.” (Ayat 9)

Ketika kita mendengar kata “pintu ajaib”, mungkin yang terlintas di benak kita adalah ungkapan yang sering diserukan oleh salah satu tokoh kartun terkenal asal negeri Jepang ‘Doraemon’. Tentu hal menarik dari pintu ajaib tersebut dapat membawa Doraemon dan kawan-kawannya pergi ke mana saja yang mereka inginkan. Menarik sekali, andaikan pintu tersebut ada di dunia nyata, pasti bisa membawa kita ke tempat baru secara ajaib, pintu yang membuka kemungkinan, harapan, dan perubahan besar dalam hidup kita.

Dalam kisah Yohanes 10, Yesus menyebut diri-Nya “pintu bagi domba-domba”. Bukan sekadar pintu biasa, melainkan pintu kehidupan yang dapat mengubah siapa pun yang mau masuk melalui-Nya. Namun di bagian lain, Yesus berkata, “Siapa yang masuk ke dalam kandang domba tanpa melalui pintu, tetapi dengan memanjat dari tempat lain, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok.” (Ay. 1). Dalam kehidupan, kita sering menjumpai banyak “pintu” yang kadangkala menjanjikan kebahagiaan: pintu kesuksesan, kekuasaan, atau kenikmatan duniawi. Namun tidak semua pintu itu membawa kepada kehidupan sejati. Ada pintu-pintu yang justru menjerat dan mencuri kedamaian hati kita. Hanya Yesus yang menjadi pintu sejati serta satu-satunya jalan yang benar menuju Bapa. Ia bukan hanya penunjuk jalan, tetapi Dialah jalan itu sendiri. Namun, masuk melalui pintu ini bukan sekadar tindakan sekali dalam hidup. Ini adalah proses berjalan bersama Yesus setiap hari, mempercayakan hidup, mendengarkan suara-Nya, dan menolak suara asing yang menyesatkan. Setiap hari, kita diundang untuk “masuk” melalui pintu ajaib itu: dalam doa, dalam firman, dan ketaatan.

Paskah bukan hanya tentang Yesus yang bangkit, tetapi juga tentang pintu ajaib yang kini terbuka bagi kita semua. Melalui Yesus, kita menemukan jalan menuju damai, sukacita, dan keselamatan kekal. Marilah kita masuk melalui pintu itu, bukan dengan keraguan, tetapi dengan iman yang teguh. Karena di balik pintu itu, ada hidup yang berlimpah, sepeti yang Kristus janjikan kepada kita umat-Nya yang setia. Amin. [bojes].

“Dengan percaya dan mengakui Yesus sebagai Juru Selamat, maka pintu kehidupan akan dibuka bagi kita.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak