Dari Diam Menjadi Tegas Menghadapi Ketidakadilan Pancaran Air Hidup Junior 12 April 2026

12 April 2026

Bacaan: Kejadian 31: 22-42
Nats: Lalu hati Yakub panas dan ia bertengkar dengan Laban. Ia berkata kepada Laban: “Apakah kesalahanku, apakah dosaku, maka engkau memburu aku sehebat itu?” (Kejadian 31: 36)

Pada bacaan kita hari ini diceritakan, Yakub sudah lama bekerja untuk Laban. Selama bertahun-tahun ia diam, sabar, dan tetap melakukan yang benar, meskipun sering diperlakukan tidak adil. Tapi ketika Laban menuduh Yakub mencuri barang yang tidak pernah ia ambil, Yakub akhirnya berbicara dengan tegas dan jujur. Yakub berkata dengan jelas bahwa ia tidak mencuri apa pun. Ia mengingatkan bahwa selama bertahun-tahun ia bekerja dengan setia, menjaga ternak Laban siang dan malam. Ia tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tapi juga tidak membiarkan tuduhan yang tidak benar.

Dalam kehidupan kita, kadang kita ingin diam saja saat orang melakukan hal yang tidak adil. Tetapi Tuhan ingin kita jujur, berani, dan mengatakan kebenaran dengan cara yang baik. Berani bukan berarti marah-marah, tetapi berkata jujur saat kita dituduh atau diperlakukan tidak benar. Tuhan melihat semua yang kita lakukan, seperti Ia melihat Yakub. Ia akan menolong kita untuk tetap hidup benar. Menjadi tegas bukan berarti galak. Menjadi tegas itu berani mengatakan yang benar, dengan cara yang baik dan sopan.

Rio sedang mengambil uang milik Rian dan kamu melihat apa yang dilakukan Rio. Ketika Rian kebingungan mencari uangnya yang hilang, apa yang akan kamu lakukan?
Jawabmu:
__________________________________________
__________________________________________
__________________________________________

Doaku: Tuhan Yesus ajari aku untuk terus menjadi anak yang tetap baik, meskipun mengalami hal yang tidak menyenangkan, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak