Bacaan: Kejadian 27: 41-45
Nats: Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku ini, bersiaplah dan larilah ke Haran, kepada Laban, saudaraku. (Kejadian 27:43)
Esau sangat marah kepada Yakub karena ia merasa dicurangi dan kehilangan berkat ayahnya. Ribka, ibu mereka, mendengar rencana Esau yang ingin membalas dendam. Karena takut Yakub akan disakiti, Ribka meminta Yakub pergi jauh ke rumah pamannya, Laban, demi keselamatannya.
Yakub harus meninggalkan rumah, orang tuanya, dan tempat yang ia kenal. Ia pasti merasa takut, cemas, dan sendirian. Tuhan tidak membiarkan Yakub berjalan sendirian. Di perjalanan, Tuhan menolong, menyertai, dan menuntun langkah hidupnya. Tuhan memakainya untuk membentuk hidup Yakub. Begitu juga dengan setiap perjalanan hidup kita.
Teman-teman dari bacaan kita hari ini kita harus selalu ingat bahwa, Pertama, Tuhan selalu ada di mana pun kita berada. Di rumah, sekolah, perjalanan atau bahkan saat kita merasa sendirian Tuhan tetap dekat. Kedua, saat kita takut, Tuhan memberi perlindungan. Seperti Yakub yang harus pergi jauh, Tuhan juga menjaga kita ketika ada hal-hal yang membuat kita cemas.
Teman-Teman Ayo Kita Bantu Yakub Menemukan Rumah Laban.
Klik pada gambar untuk memperbesar
Doaku: “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu menjaga aku di mana pun aku berada. Tolong aku untuk selalu percaya kepada-Mu. Amin.”