Menjadi Pembawa Damai Pancaran Air Hidup Junior 27 Maret 2026

27 March 2026

Bacaan: Kejadian 26: 29
Nats: Bahwa engkau tidak akan berbuat jahat kepada kami, seperti kami tidak akan mengganggu engkau. (Kejadian 26:29a)

Setelah lama berselisih, raja Abimelekh datang menemui Ishak untuk berdamai. Walau sebelumnya mereka membuat hidup Ishak sulit, Ishak tidak membalas dengan marah. Ia menyambut mereka dengan baik, membuat perjanjian damai, bahkan mengadakan pesta untuk mereka. Hati Ishak yang mau berdamai membuat Tuhan senang, karena Ishak menjadi pribadi yang penuh kasih, memaafkan orang yang memusuhinya dan membawa kedamaian.

Kadang kita juga disakiti oleh teman, dikecewakan, atau diperlakukan tidak baik. Tapi Tuhan ingin kita tidak membalas dengan kebencian. Tuhan ingin kita membalas dengan perbuatan yang baik. Tuhan ingin kita memilih untuk memaafkan dan berdamai. Ketika kita menjadi pembawa damai, kita sedang menunjukkan kehebatan Tuhan.

Ucapkan kata baik atau beri pelukan kepada seseorang yang pernah membuatmu kesal hari ini.

Klik pada gambar untuk memperbesar

Doaku: Tuhan Yesus, ajarku untuk menjadi anak yang mau berdamai dan memaafkan. Jadikan aku pembawa damai di mana pun aku berada, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak