Bacaan: Kejadian 6:7-8
Nats: Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN (Kejadian 6:8)
Apa yang kamu rasakan ketika melihat temanmu melakukan hal yang salah? Tentu kita sangat sedih, karena seharusnya dia tidak melakukan hal-hal yang buruk. Lalu…apa yang akan kamu lakukan jika melihat temanmu melakukan hal yang salah? Apakah kamu diam saja atau kamu menegurnya atau menasehatinya?
Dalam bacaan hari ini, kita melihat Tuhan sedih karena orang-orang yang hidup pada jaman Nuh melakukan hal-hal yang jahat. Rupanya kejahatan mereka begitu banyak sehingga Tuhan menyesal menciptakan manusia. Pada ayat ke-7 dikatakan bahwa Tuhan akan menghapuskan manusia dari muka bumi. Rupanya Tuhan benar-benar marah pada perbuatan manusia yang jahat itu.
Tapi ada satu orang yang berbeda: Nuh. Nuh memilih untuk hidup benar dan taat kepada Tuhan, meskipun orang-orang di sekitarnya berbuat jahat, Nuh tetap hidup setia kepada Tuhan. Karena itu, Alkitab berkata bahwa Nuh “mendapat kasih karunia di mata Tuhan.”
Kasih karunia artinya Tuhan sangat mengasihi dan menolong Nuh, bukan karena Nuh sempurna, tetapi karena Nuh memilih untuk percaya dan taat kepada-Nya.
Kamu juga bisa seperti Nuh! Ketika teman-temanmu berbohong, kamu bisa memilih jujur. Ketika mereka nakal, kamu bisa memilih baik. Ketika mereka melupakan Tuhan, kamu bisa tetap berdoa dan membaca Alkitab. Tuhan melihat hatimu. Dia senang ketika kamu memilih untuk mengikuti-Nya, bahkan ketika orang lain tidak melakukannya. Ingat, kamu tidak sendirian—Tuhan selalu bersamamu dan menolong kamu untuk hidup benar!
Aktivitas: “Bintang Kasih Karunia”
Gambarlah bintang besar di kertas. Tuliskan di tengah bintang: “Aku ingin seperti Nuh” Di setiap sudut bintang, tuliskan satu hal baik yang ingin kamu lakukan minggu ini (contoh: jujur, taat, berbagi, berdoa, menolong). Tempelkan di kamarmu sebagai pengingat. Setiap kali kamu melakukan hal baik itu, warnai satu sudut bintangmu!
Doaku: “Tuhan Yesus, tolonglah aku seperti Nuh, untuk selalu memilih yang benar. Amin.”