Jalan Yang Benar Pancaran Air Hidup 8 September 2025

8 September 2025

Bacaan: 2 Raja-Raja 17 : 24 – 41  |  Pujian: KJ. 375
Nats: “Ia mengajarkan kepada mereka bagaimana seharusnya berbakti kepada TUHAN.” (Ayat 28b)

Ada sebuah lagu rohani anak yang berjudul “Di Dalam Dunia”

Di dalam dunia ada dua jalan
Lebar dan sempit mana kau pilih
Yang lebar api, jiwamu mati
Tapi yang sempit, jiwa berseri

Lagu ini mengingatkan kita bahwa dalam kehidupan kita ada jalan yang harus kita pilih dengan kesadaran penuh. Jalan yang benar menuju keselamatan dan membawa kebahagiaan, sedangkan jalan yang tidak benar menuju kepada kematian kekal dan kebinasaan. Jika disuruh memilih, jalan mana yang akan saudara pilih?

Setelah menaklukkan Israel, raja Asyur memindahkan bangsa-bangsa lain untuk tinggal di tanah Israel. Di ayat 25 disebutkan bahwa mereka yang tinggal di sana tidak takut kepada Tuhan. Sehingga akhirnya Tuhan mengirim singa-singa untuk membinasakan beberapa dari mereka. Peringatan dari Tuhan ini direspons dengan memberitahukan kepada raja Asyur. Sehingga akhirnya raja Asyur memerintahkan untuk mengirim seorang imam Israel untuk tinggal di tengah-tengah mereka dan mengajarkan mereka tentang bagaimana menyembah Tuhan, Allah yang hidup. Raja Asyur telah membukakan jalan yang benar kepada mereka dengan mengirim seorang imam. Imam itupun mengajarkan jalan yang benar kepada mereka tentang bagaimana seharusnya mereka menyembah Tuhan Allah dan mendapatkan keselamatan. Mereka harus menyembah Tuhan Allah dengan penuh dedikasi, dengan sepenuh hati, pikiran, dan seluruh kekuatan mereka. Mereka tidak boleh berpaling kepada ilah-ilah lain. Akan tetapi mereka tidak mau memilih dan mengikuti jalan yang benar itu, mereka tetap menyembah kepada ilah-ilah lain.

Sebagai anak Allah, kita telah ditunjukkan jalan yang benar. Jalan yang membawa keselamatan dan kebahagiaan, yaitu di dalam Yesus Kristus dan Firman Allah yang akan membukakan jalan itu. Oleh karena itu, mari kita pun bertekad terus membaca Alkitab, merenungkan dan melakukan kebenaran Firman Tuhan, agar kita selalu dapat hidup dalam jalan yang benar dan menerima keselamatan serta kebahagiaan sepanjang hidup kita. Amin. [cha].

“Firman-Mu pelita bagi kakiku, terang bagi jalanku.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak