Bacaan: Amsal 15:20 – 26
Nats: “Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!” (Amsal 15:23)
Suatu hari Toni mematahkan mainan Tyo, lalu ia meletakkannya begitu saja. Tyo kaget melihat mainannya yang tadi dipegang oleh Toni tiba-tiba patah. “Kenapa mainanku menjadi begini, Ton?” tanya Tyo.
“Aku nggak tahu, aku tadi pergi, terus ketika kembali sudah seperti itu. Mungkin Tesa yang mematahkannya.“ jawab Toni lalu pergi meninggalkan Tyo.
Teman-teman, menurut kalian apakah Toni memberikan jawaban yang tepat? Tidak. Toni telah berbohong. Orang yang berbohong pasti hatinya tidak tenang dan tidak merasakan sukacita. Seharusnya, Toni berkata saja dengan jujur. Misalnya berkata demikian, “Maaf ya Tyo, aku tadi tidak sengaja mematahkan mainanmu.” Jika Toni melakukan itu, pasti ia bersukacita seperti firman Tuhan hari ini.
Doaku: Tuhan yang baik, mampukan aku selalu menjawab pertanyaan dengan baik, Amin
