Bacaan: Yeremia 29:31
Nats: “Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang memakai lidahnya sewenang-wenang untuk mengutarakan firman Ilahi” (Yeremia 29:31)
Nabi adalah orang yang menyampaikan pesan yang diterimanya dari Allah. Jadi, pada zaman dahulu, cara Allah berbicara dengan umat-Nya adalah melalui nabi. Semaya adalah orang yang mengaku sebagai nabi Allah. Ia menyampaikan pesan-pesan Allah kepada bangsa Israel. Ia menyampaikan pesan-pesan yang hanya ingin disenangi bangsa Israel saja.
Pada saat itu, bangsa Israel sedang dalam pembuangan. Artinya mereka sedang menjadi budak bagi bangsa lain. Semaya datang dengan menyampaikan pesan bahwa pembuangan mereka sebentar lagi selesai. Tentu saja hal itu adalah berita yang menyenangkan bagi orang Israel. Tetapi kenyataannya, dia bukanlah nabi Allah. Allah tidak pernah memilihnya sebagai nabi Allah. Dan apa yang ia sampaikan kepada bangsa Israel bukanlah pesan Allah melainkan pemikirannya sendiri.
Maka dari itu, Tuhan menghukumnya karena ia berbohong dengan memakai nama Allah. Semaya telah berdusta. Hukuman yang diterimanya adalah semaya dan keluarganya tidak boleh tinggal bersama-sama dengan orang Israel. Artinya, Semaya dan keluarganya tidak dapat melihat yang baik yang Tuhan lakukan kepada umat-Nya. Firman Tuhan hari ini mengajarkan janganlah berbohong dengan memakai nama Tuhan sebab Tuhan tidak suka kepada orang yang berbohong dengan memakai nama-Nya.
Aktivitas: Buatlah tabel seperti di bawah ini kemudian masukanlah ciri-ciri di bawah ini dengan tepat sesuai dengan kolom yang telah disediakan! Pada Kolom tuliskan angka saja.
|
Nabi Asli |
Nabi Palsu |
- Menyampaikan pemikirannya sendiri dengan memakai nama Allah
- Menyampaikan pesan Allah kepada umat-Nya
- Taat kepada Allah
- Bertindak semaunya sendiri
Doa: Tuhan ajar aku untuk tidak memakai nama-Mu dengan sembarangan. Amin.