Dusta Ishak Kepada Abimelekh Pancaran Air Hidup Junior 4 Oktober 2023

4 October 2023

Bacaan: Kejadian 26:1-7
Nats: “…berkatalah ia: Dia saudaraku, sebab ia takut mengatakan: Ia isteriku,” (Kej. 26:7)

Teman-teman pernah mendengar pepatah “buah jatuh tdk jauh dari pohonnya? Tahukah kalian apa artinya? Pepatah itu berarti bahwa sifat dan perilaku anak tidak jauh dari orangtuanya.

Tuhan menepati janjiNya kepada Abraham dan Sara dengan memberi anak laki-laki, yang diberi nama Ishak. Setelah dewasa, Ishak menikah dengan Ribka. Ketika daerah yang ditinggali Ishak dan Ribka kembali dilanda musibah kelaparan, Allah menampakkan diri kepada Ishak dan memintanya tinggal di Gerar. Allah juga berjanji akan menyertai serta memberkati Ishak dan keturunannya. Namun, Ishak takut dibunuh karena memiliki istri yang cantik. Ishak memilih untuk berbohong dengan mengakui Ribka adalah saudaranya. Seperti pepatah “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, ketakutan Ishak yang sama dengan Abraham, diatasi dengan cara yang sama, yaitu berbohong.

Seperti dalam kisah Abraham dan Sara, kita kembali melihat besarnya kasih Allah dalam cerita Ishak dan Ribka ini. Meski Ishak melakukan kesalahan dengan berbohong, Allah mengampuni Ishak dan tetap memberkati Ishak. Sekalipun Ishak dan Ribka tidak setia melakukan perintah Allah, DIA tetap setia dengan janjiNYA.

Mari mempercayakan hidup kita pada Allah yang setia pada janjiNya. Allah peduli ketika kita mengalami kesulitan dan Allah selalu bisa diandalkan dalam menghadapinya.

Aktivitas: Teman-teman menyalin tabel di bawah ini kemudian memberi nomor urut 1, 2, dan 3 sesuai alur cerita di bacaan Alkitab.

…… Ishak berbohong tentang Ribka, istrinya yang diakui sebagai saudaranya, supaya tidak dibunuh
…… Allah menjumpai Ishak untuk memintanya tinggal di Gerar
…… Di negeri tempat Ishak tinggal terjadi kelaparan.

Doa: ya Allah, aku mau mempercayakan hidupku kepadaMu. Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak