Bacaan: Habakuk 2:19-20
Nats: “Tetapi TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan-Nya, ya segenap bumi!”
Teman-teman, kitab Habakuk ditulis ketika bangsa Babel menyerang Yehuda. Pada saat itu bangsa Israel telah terpecah menjadi 2 yaitu menjadi Israel Utara yang disebut dengan Israel dan Israel Selatan yang disebut dengan Yehuda. Ketika bangsa Babel menyerang Yehuda, bangsa sekali orang-orang pandai dari Yehuda dibawa ke Babel. Awalnya nabi Habakuk protes kepada Tuhan karena Tuhan membiarkan bangsa pilihan-Nya tercerai-berai, tetapi kemudian nabi Habakuk menyadari kesalahan. Nabi Habakuk sadar bahwa bangsa Yehuda perlu mendapat pelajaran dari Tuhan karena mereka telah berlaku tidak setia kepada Tuhan.
Dalam bacaan kemarin, nabi Habakuk mengingatkan bangsa Yehuda untuk tidak meminta pertolongan pada benda-benda mati seperti kayu dan batu, sebab benda mati tidak mempunyai nyawa. Jika mau minta pertolongan, maka datanglah kepada Tuhan sebab Tuhan siap menolong siapapun yang membutuhkan pertolongan.
Teman-teman…..
Jangan lupa datang kepada Tuhan jika kalian membutuhkan pertolongan. Tuhan siap menolong kita. Bawalah dalam doa apa yang sedang kamu butuhkan. Datanglah kepada-Nya dengan sungguh-sungguh. Tuhan siap menolong.

Doaku: “Tuhan, Engkau sumber pertolonganku. Ajarlah aku untuk mengandalkan-Mu dalam segala hal, Amin.“