Hidup dalam Anugerah Pancaran Air Hidup Junior 12 Januari 2023

12 January 2023

Bacaan: Galatia 3: 20-29
Nats:Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu.” (Galatia 3:20)

Tya pulang ke rumah dengan menangis terisak-isak. Saat bertemu Ayah, Tya bercerita bahwa di sekolah ia mengalami perundungan karena beragama Kristen. “Anak Kristen pasti masuk neraka!” begitu kata teman-temannya. Tya jadi merasa sedih dan marah.

Teman-teman, apakah kalian juga pernah mengalami hal yang serupa dengan Tya? Jika iya, yuk belajar soal iman Kristen agar tidak sedih dan marah lagi.

Paulus sedang membahas tentang perbedaan antara hukum dan anugerah. Hukum akan menghukum manusia yang berdosa (perhatikan ayat 19), namun anugerah dalam Kristus diberikan pada yang percaya supaya manusia dibenarkan oleh iman (ayat 24). Sebagai anak-anak yang percaya pada Kristus, berarti kita telah mendapatkan janji dari Allah tentang keselamatan kekal. Keselamatan ini kita dapatkan, karena Kristus-lah yang mewakili atau menggantikan kita menerima hukuman itu. Wao….kita sangat beruntung mempunyai Tuhan yang begitu mengasihi kita. Tuhan sudah membebaskan kita dari hukuman dosa. Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita hidup sebagai anak-anak yang berperilaku, berpikir dan bertutur baik, karena kita sudah hidup dalam anugerah. Nah, mulai sekarang yuk berusaha menjadi anak Tuhan yang baik, bahkan tetap bersikap baik pada orang-orang yang tidak baik sekalipun. Jadi….jangan sedih jika ada orang lain yang mengatakan “Anak Kristen pasti masuk neraka!” sebab Tuhan sudah memberi anugerah keselamatan pada kita.

Teman-teman, tuliskan nama orang yang pernah membuatmu sakit hati. Lalu, doakan dia ya. Jangan lupa, kita adalah anak yang hidup dalam anugerah Tuhan, jadi kita pun harus baik

Orang yang pernah membuatku sakit hati: …

Doaku:Tuhan, terimakasih karena aku hidup dalam anugerah-Mu. Mampukan aku untuk selalu bersikap baik, bahkan pada orang-orang yang tidak baik padaku. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak