Tuhan Menerima Kita Pancaran Air Hidup Junior 11 Januari 2023

11 January 2023

Bacaan: Yohanes 17: 20-23
Nats:Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau” (Yohanes 17:21)

Besok Adi ulangan harian Matematika. Adi tahu ia paling lemah di mata pelajaran itu. Oleh sebab itu selama ini Adi sudah berusaha memahami semua penjelasan Ibu Guru dan juga belajar sendiri di rumah. Tapi tetap saja, Adi kuatir dapat nilai jelek esok. Mama tahu kegelisahannya, lalu Mama mengajak Adi berdoa dan menyerahkan ulangan harian besok ke tangan Tuhan. Adi jadi lebih tenang, ia tahu sudah berusaha semaksimal mungkin selama ini. Soal hasil, Adi serahkan pada Tuhan.

Teman-teman, inilah gunanya berdoa. Mungkin doa tidak secara ajaib mengubah nilai Matematika kita. Namun doa membuat kita tenang, karena ingat bahwa Tuhan selalu turut bekerja. Sebelum penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib, Tuhan Yesus juga berdoa untuk murid-muridNya saat itu dan kita juga.

Ia berdoa agar para murid bersatu, sama seperti Ia di dalam Bapa-Nya. Ini menunjukkan bahwa kita sebagai murid Kristus adalah satu di dalam-Nya. Kesatuan ini bukanlah dalam arti sama atau seragam, namun berarti bahwa meskipun berbeda, setiap kita diterima setara di dalam Kristus. Jadi, Tuhan menerima kita apa adanya. Kita yang tidak bisa matematika, pemalu, punya rambut keriting atau apapun keadaan kita dan siapapun kita, kita ini diterima Tuhan!

  • Tuliskan pelajaran apa yang paling kamu sukai dan berilah alasannya:
  • Tuliskan pelajaran apa yang paling sulit kamu mengerti dan berilah alasannya:

Doaku:Terimakasih Tuhan karena menerimaku apa adanya. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak