Tahun Gerejawi: Epifani
Tema: Allah Maha Hadir
Judul: Care About You
Bacaan Alkitab: Matius 25: 31-46
Ayat Hafalan: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” (Matius 25: 40)
Lagu Tema: KJ 432 “Jika Padaku Ditanyakan”
Tujuan:
- Remaja dapat mencirikan kehadiran Allah yang terdapat dalam bacaan.
- Remaja dapat menunjukkan sikap peduli kepada sesama yang menderita sebagai wujud kehadiran Allah dalam dirinya.
Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Bagian ini mengakhiri rangkaian nubuat dan ajaran Tuhan Yesus tentang kedatangan-Nya dan penghakiman akhir kelak. Beberapa hal penting Ia bentangkan. Pertama, seperti halnya Injil harus diberitakan ke sekalian bangsa, hari penghakiman kelak pun meliputi semua bangsa (ayat 32). Kedua, seperti halnya Injil harus direspons oleh masing-masing demikian pun penghakiman itu akan berlaku untuk masing-masing orang (ayat 33). Ketiga, bila dalam warta Injil Yesus datang sebagai Juruselamat dalam kerendahan-Nya, kelak Ia akan datang sebagai Raja dengan segenap kemuliaan-Nya dan semua malaikat-Nya (ayat 31). Ketika itu, keputusan akhir nasib kekal tiap orang akan diambil (ayat 34,41).
Atas dasar apakah keputusan kekal itu Tuhan jatuhkan? Bagian ini mengejutkan sekali. Tradisi Protestan mengajarkan bahwa kita selamat bukan karena perbuatan, tetapi karena iman kepada anugerah Allah. Hanya apabila orang menyambut Yesus dan karya penyelamatan-Nya, orang bersangkutan akan selamat. Namun, bagian ini kini seolah mengajarkan hal berbeda. Semua orang kelak akan dihakimi atas dasar perbuatan baik mereka. Mereka yang memiliki perbuatan kasih nyata kepada sesama, masuk ke dalam kebahagiaan kekal (ayat 35-40). Sebaliknya mereka yang tak berbuat kasih dibuang ke dalam siksaan kekal (ayat 41-46).
Karena itu jangan sekali-kali mengabaikan perbuatan nyata demi menekankan prinsip sola gratia. Namun, jangan juga cepat menyimpulkan bahwa keselamatan adalah hasil amal. Yang Tuhan nilai layak bersama Dia ialah mereka yang melakukan perbuatan berjaga-jaga, mengembangkan talenta, dalam keadaan melayani, dst. Semua perbuatan itu menurut komentar Tuhan sendiri adalah perbuatan “untuk Kristus.” Hasil dari menerima penyelamatan dari Kristus adalah memiliki kasih Kristus dan memiliki kepekaan Kristus.
Hasil dari diselamatkan adalah Kristus hidup dan berkarya dalam hidup orang. Bila karya nyata itu tidak ada, maka batallah pengakuan imannya tentang Kristus.
https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Mat%2025:31-46
Pendahuluan
- Ajak remaja membaca Matius 25: 31-46!
- Remaja bermain peran (role play) dari bacaan sesuai persiapan Minggu lalu!
- Bagi remaja di luar pemain diminta memperhatikan sambil menjawab pertanyaan berikut: “Melalui apakah wujud kehadiran Allah?”
Cerita
Remaja yang dikasihi Tuhan.
Apakah yang akan remaja lakukan jika bertemu dengan orang yang kelaparan atau kehausan, orang asing, orang yang telanjang, yang sakit dan dipenjara?
(Beri kesempatan remaja menjawab)
Mungkin kita akan menjauh dan tidak memperdulikan. Mungkin kita akan waspada dan juga takut. Namun ternyata dalam bacaan kita saat ini, orang berhak menerima Kerajaan Sorga adalah orang yang peduli akan keberadaan orang-orang ini.
Ternyata Allah hadir melalui melalui orang lapar, haus, orang asing, telanjang, sakit dan di penjara. Dan tempat di sebelah kanan Sang Raja itu disediakan bagi yang melakukan ….. (baca bersama-sama ayat 35-36).
Tuhan menghendaki agar kita mempunyai kepedulian terhadap penderitaan sesama, karena dengan demikian kita mampu mewujudnyatakan kasih kepada Allah. Akan tetapi jika kita tidak mau peduli terhadap penderitaan sesama maka kita adalah bagian dari orang-orang yang tidak sungguh-sungguh mengasihi Allah. Ada buah yang akan dipetik, baik oleh orang yang peduli terhadap sesama maupun yang tidak. Mereka yang memiliki perbuatan kasih nyata kepada sesama, masuk ke dalam kebahagiaan kekal. Sebaliknya mereka yang tak berbuat kasih dibuang ke dalam siksaan kekal (ayat 41-46).
Ayo belajar peduli terhadap sesama yang sedang bersusah dan menderita, karena apa yang kita lakukan itu kita lakukan pada Tuhan. Amin.
Aktivitas
Setiap Minggu minta remaja mengumpulkan uang sebesar Rp. 5.000,- dari uang saku mereka sebagai tabungan diakonia. Uang dikumpulkan setiap Minggu dimulai Minggu depan sampai Minggu ke 5. Pada Minggu ke 5 di tanggal 29 Januari, semua remaja dan pamong menyerahkan tabungan diakonia tersebut kepada Komisi/Pokja Tanggap Bencana/Komisi Pembinaan Pelayanan untuk dipergunakan apabila ada bencana alam atau pemberian sembako bagi yang membutuhkan sesuai dengan kebijakan Jemaat.
—
Persiapan untuk Minggu depan:
Minta remaja berpasangan dengan pasangan mereka pada Minggu tanggal 1 Januari untuk membuat desain kegiatan dengan tanah sebagai media. Remaja bebas mengekspresikan pengertian mereka tentang tanah; bisa berupa kerajinan atau tanah sebagai sebuah media tanah dll. Utamanya adalah remaja di Minggu tanggal 15 Januari membawa hasil karya mereka yang berkaitan dengan tanah.