Bacaan: Yohanes 12:1-8
Nats: “Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.” (Yohanes 12:3)
Menurut Yudas Iskariot, minyak narwastu yang dipakai oleh Maria untuk meminyaki kaki Yesus seharga 300 dinar. Beberapa waktu lalu kalian sudah belajar bahwa upah harian seorang pekerja adalah 1 dinar. Jika minyak narwastu seharga 300 dinar berarti Maria harus bekerja kuang lebih selama 300 hari atau sekitar 10 bulan untuk mengumpulkan uang sebab Maria bukanlah berasal dari keluarga yang kaya sehingga dengan mudah membeli minyak seharga 300 dinar.
Apakah Maria menyesal mengumpulkan uang sebanyak 300 dinar untuk membeli minyak Narwastu lalu dituangkan di kaki Yesus? Menurut ayat 3 dikatakan : “Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya”. Sikap Maria yang demikian menunjukkan bahwa Maria tidak menyesal mengumpulkan uang selama kurang lebih 10 bulan untuk membeli minyak narwastu dan dituangkan dikaki Yesus. Bahkan ia dengan senang hati meminyaki kaki Yesus. Apa yang dilakukan oleh Maria adalah bukti cintanya pada Yesus karena Yesus telah menunjukkan kebaikan padanya dan keluarganya. Salah satu kebaikan Yesus adalah membangkitkan Lazarus dari kematian. Itu adalah anugerah terbesar yang diterima oleh Maria dan keluarganya.
Teman-teman…..seperti Maria, tentu kita juga telah menerima banyak sekali kebaikan dari Tuhan. Bisakah kalian menyebutkan kebaikan Tuhan yang terindah yang pernah dari terima? Tulislah pada selembar kertas ya.
Doaku: “Tuhan, ajarlah aku untuk selalu bersyukur atas kebaikan yang setiap hari Engkau curahakan dalam hidupku, Amin.“