Bacaan: Yohanes 8:12-20
Nats: “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akanmempunyai terang hidup.”” (Yohanes 8:12)
Tantri dan teman-temannya bermain petak umpet, yaitu permainan yang ditutup matanya dengan kain lalu tugas orang yang tutup matanya harus menemukan salah satu teman. Siapa yang dapat ditangkap oleh orang yang matanya tertutup, maka orang tersebut dapat membuka matanya dan digantikan oleh teman yang tertangkap tadi. Permainan ini sangat mengasyikkan sebab orang yang tidak ditutup matanya harus berjuang menghindar agar tidak tertangkap. Sebaliknya, orang yang matanya ditutup harus berjuang menangkap orang lain agar ia bisa terbebas dari matanya yang ditutup.
Setelah melakukan undian, akhirnya mata Tantri harus ditutup. Rupanya Tantri merasa tidak nyaman, sehingga ia berkali-kali membuka matanya agar bisa melihat terang sebab mata yang ditutup menjadi gelap sekitarnya. Teman-teman Tantri marah setiap kali Tantri membuka matanya, sebab akhirnya Tantri tahu letak posisi teman-temannya. Tetapi Tantri selalu memberi alasan jika ia tidak nyaman jika matanya ditutup. Dunia menjadi gelap, katanya.
Teman-teman…memang tidak nyaman jika kita hidup dalam kegelapan, sebab kita tidak bisa melihat apa yang terjadi di sekitar kita. Oleh sebab itu kita membutuhkan terang agar kita bisa melihat sekitar.
Bacaan hari ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa diri-Nya adalah Terang dunia. Yesus mengatakan demikian karena Ia tahu bahwa manusia hidup dalam kegelapan dosa dan membutuhkan terang agar bisa keluar dari dosa.
Kita juga sering melakukan perbuatan dosa sehingga membawa kita hidup dalam kegelapan. Apa keuntungan jika di sekitar kita terang. Tulislah pada selembar kertas ya :
- …
- …
- …
- …
Doaku: “Tuhan Yesus, ampunilah aku jika aku sering hidup dalam kegelapan sehingga membuatku jauh dari-Mu. Ingatkanlah aku jika aku melakukan kesalahan lagi, Amin.“