Bacaan: Ulangan 34 : 1 – 12
Nats: “Orang Israel menangisi Musa di dataran Moab tiga puluh hari lamanya.” (Ulangan 34 : 8a)
Musa adalah pemimpin yang hebat. Musa mengikut Tuhan sampai akhir hidupnya. Tuhan sangat mengasihinya. Tak henti-hentinya Tuhan menampakkan diri di depan Musa dan berbicara secara langsung, berhadapan muka. Itu semua dilakuan Tuhan untuk memberi kekuatan pada Musa.
Pada akhirnya, perjalanan bangsa Israel menuju tanah Kanaan sudah mendekati tujuan di bawah pimpinan Musa. Tapi sayang, Musa tidak diijinkan Tuhan untuk memasuki negeri yang dijanjikan Tuhan pada bangsa Isreal, tetapi Musa diijinkan Tuhan untuk melihat keindahan negeri perjanjian itu.
Musa meninggal saat mereka sampai di dataran Moab. Orang Israel sangat sedih karena telah kehilangan sosok pemimpin yang kuat, sabar dan setia pada Tuhan. Mereka terus berduka sampai 30 hari.
Israel melanjutkan perjalanannya dipimpin oleh Yosua, pengganti Musa. Teman-teman, kita patut bersyukur bisa mengenal tokoh seperti Musa.
Manakah pernyataan-pernyataan dibawah ini yang benar? Manakah pula yang salah?
- Musa meninggal di usia 120 tahun
- Saat meninggal badannya sudah lemah
- Saat meninggal matanya masih belum kabur
- Sebelum meninggal, Musa naik gunung Nebo
- Yosua bin Nun, pengganti Musa, adalah seorang yang jahat
Doa: “Terima kasih, ya Tuhan, atas semua kebaikan dan kemurahanMu. Amin.“