Ngobrol Tanpa Suara Pancaran Air Hidup Junior 21 Februari 2022

21 February 2022

Bacaan: Markus 7 : 31 – 37
Nats: Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”
(Markus 7 : 37 )

Teman-teman, saya mau bertanya nich. Jika kalian lupa, kalian bisa bertanya pada ayah atau ibumu. Pada usia berapa kalian mulai bisa berbicara? Lalu sebutkan kata pertama yang bisa kamu ucapkan? Lalu dari mana kalian belajar berbicara? Ternyata….cara bicara setiap anak dimulai dengan menirukan bunyi atau suara. Oleh karena itu orang yang tuli sering dianggap mereka juga bisu. Mereka tidak berbicara karena tidak bisa mendengar bunyi atau suara untuk ditirukan. Padahal sebenarnya sebagian dari mereka bisa juga berbicara jika dilatih dengan cara-cara tertentu atau secara khusus.

Bacaan hari ini tentang Yesus menolong orang tuli dengan menyentuh telinga orang tersebut, hingga orang tersebut sembuh dan bisa mendengar. Kalau kita sekarang ingin membantu teman kita yang tuli bagaimana ya? Kita bisa belajar bahasa isyarat, jadi kita bisa berkomunikasi dengan mereka atau bisa menjadi penerjemah bagi mereka jika diperlukan. Kita tetap bisa ngobrol atau berkomunikasi meskipun tanpa suara. Tapi kalau kita belum bisa berbahasa isyarat, kita tetap bisa kok berkomunikasi dengan mereka karena mereka bisa membaca gerak bibir.

Nah menurut teman-teman, bagaimana cara untuk berbicara dengan orang tuli ? Pilihlah cara yang menurut kalian tepat:

  • Beramai-ramai dengan banyak teman
  • Berteriak
  • Bergumam
  • Gerak bibir tidak berlebihan
  • Menepuk bahunya
  • Berhadapan dengan wajah sejajar

Doa:Terimakasih Tuhan, Engkau sudah mengirimkan banyak orang baik yang membantu teman-teman yang tuli. Berkatilah para guru yang melatih mereka serta orang-orang yang mendampingi mereka, Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak