Pengungsi Pancaran Air Hidup Junior 16 Desember 2021

16 December 2021

Bacaan: Kejadian 46 : 26-34
Nats:… Hamba-hambamu ini pemelihara ternak, sejak dari kecil sampai sekarang, baik kami maupun nenek moyang kami – dengan maksud supaya kamu boleh diam di tanah Gosyen.” (Kejadian 46 : 34a)

Yakub dan keluarganya harus meninggalkan rumah mereka di Kanaan agar terhindar dari bencana kelaparan. Tanah-tanah di Kanaan tidak bisa menghasilkan makanan karena kekurangan air. Untuk menghindari bencana yang lebih parah lagi, Yakub dan keluarganya memutuskan untuk meninggalkan tanah kediaman mereka menuju Mesir.

Yusuf adalah salah satu anak Yakub yang pernah dijual oleh saudara-saudaranya. Ternyata Yusuf di Mesir menjadi tangan kanan Firaun. Dialah yang menjadi penyelamat bagi keluarga besar Yakub. Yusuf mengatur rencana supaya ayahnya, Yakub, dan keluarganya mendapatkan tempat sementara yakni di Gosyen. Mereka menjadi pengungsi di tanah Mesir itu.

Teman-teman, jika kalian mendengar kata mengungsi atau pengungsi, apa yang kalian pikirkan? Mengungsi adalah upaya untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman, misalnya mengungsi karena bencana alam. Sedangkan pengungsi adalah sebutan untuk orangnya. Mengungsi bukanlah hal yang menyenangkan, karena mereka harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan kemudian menempati tempat sementara dengan sarana seadanya.

Baik keluarga besar Yakub atau pun pengungsi bencana perlu mendapatkan pertolongan demi keamaan dan kelangsungan hidup mereka. Jika Yusuf sudah menata rencana untuk kebaikan keluarga Yakub, kalian juga harus bisa menolong para pengungsi yang membutuhkan pertolongan. Ada banyak hal yang bisa kalian berikan pada mereka. Sebutkan 8 (delapan) hal yang bisa kalian berikan untuk para pengungsi!

Doaku: “Bapa Di Sorga, mengungsi karena bencana alam memang tidak menyenangkan. Pakailah aku untuk membantu mereka, ya Tuhan, Amin.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak