Berteman Tuntunan Ibadah Anak 17 Oktober 2021

4 October 2021

Tahun Gerejawi: Bulan Ekumene
Tema: Jalan menuju Roh dan Kebenaran
Judul: Berteman
Bacaan:
Yohanes 4:16-26
Ayat Hafalan:
Yohanes 4:26 – “Kata Yesus kepadanya: Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau”

Penjelasan Teks ( Hanya untuk pamong )
Dahulu Samaria adalah satu bagian dengan Israel. ketika Asiria merebut Samaria, ibu kota Israel utara (722-721 SM), Asiria mengeluarkan orang Yahudi terkemuka dari Samaria, dan memasukkan budaya Asiria di kota Samaria. Inilah yang menjadi persoalan bahwa ibadah orang-orang Samaria berbeda dengan orang Israel.

Secara garis besar perikop ini menceritakan tentang perjumpaan dan percakapan perempuan Samaria dengan Yesus. Perikop sebelumnya juga menceritakan percakapan Yesus dengan Nikodemus. Namun yang menjadi perbedaan, di dalam percakapan dengan perempuan Samaria berakhir pada pemahaman dan pengakuan bahwa Yesus adalah mesias.

Secara keseluruhan perikop ini dapat dialurkan demikian: a.setting tempat (ayat 1-6), b. tentang diskusi (7-42). Khusus mengenai ayat 16-26 yang menjadi inti dari pemahaman dan pengakuan tentang jati diri Yesus. Perempuan Samaria pertama-tama mengenal Yesus sebagai orang yang kehausan, mencari air di sumur Yakub. Setelah itu perempuan Samaria ini mengenal Yesus sebagai seorang Israel (panggilah suamimu). Mendengarkan kalimat-kalimat Yesus, perempuan Samaria sadar bahwa Yesus tidaklah sekedar orang Israel, melainkan rabi. Oleh karena itu perempuan Samaria berdialog tentang ibadah yang benar, apakah Gunung Gerizim (pusat ibadah Samaria) ataukah Yerusalem. Yesus menjawab bahwa persoalan ibadah bukan lagi persoalan tempat, melainkan roh dan kebenaran. Inilah yang menjadi poin penting, bahwa hanya Mesiaslah yang dapat membawa kedalam roh dan kebenaran. Perempuan Samaria juga sadar akan peran penting Mesias, dan di saat inilah Yesus mengakui di depan perempuan Samaria bahwa dirinya adalah Mesias. Hanya Mesias yang bisa membawa ke dalam Roh dan Kebenaran. Wajah persekutuan boleh saja berubah-ubah sesuai dengan kondisi, tetapi jalan Roh dan Kebenaran tidak bisa berubah, yakni Yesus Sang Mesias .

Refleksi untuk Pamong:
Kita akan sangat menjadi sibuk ketika mempersiapkan sebuah ibadah, terlebih dalam ibadah khusus atau hari-hari besar ( Paskah, Natal, dll). Supaya ibadah tersebut menjadi berkesan, menyenangkan, pastilah perlu didukung dengan tempat yang nyaman, dekorasi yang menarik, paduan suara yang megah , dan berbagai hal pendukung lainnya. Tentu saja hal tersebut tidak salah. Tetapi seringkali hal tersebut kita anggap sebagai hal yang paling utama, dan ketika mempersiapkannya tidak jarang menimbulkan perselisihan karena perbadaan pendapat. Sehingga melupakan bahwa ibadah yang sejati adalah persekutuan manusia seutuhnya dengan Allah dalam segenap kemuliaan dan kebenasran- Nya. Ibadah bukan hanya sekedar ritual belaka, tetapi ibadah adalah hasil karya Roh Kudus di dalam hidup orang beriman. Dan kita juga tidak boleh menghakimi apalagi sampai membenci orang lain hanya karena cara beribadahnya yang berbeda dengan kita.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisahTuhanYesus yang berelasi (berteman) dengan perempuan Samaria.

Alat Peraga: Gambar Yesus bercakap-cakap dengan perempuan Samaria di sumur Yakub.
Kemudian gunting gambar ini menjadi 3 bagian : 1. Gambar Yesus, 2. Gambar sumur, 3. Gambar Perempuan Samaria

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,

Kalau kita merasa mengantuk, kita biasanya tidur. Kalau kita lapar, kita akan……. ( beri kesempatan anak-anak yang menjawab). Ya betul, kalau lapar kita akan makan. Lalu kalau kita merasa haus, kita akan……(beri kesempatan anak-anak menjawab). Benar..kalau kita haus , kita akan minum supaya kita tidak haus lagi. Biasanya kita merasa haus kalau cuaca panas, lalu kita berjalan kaki ke tempat yang jauh kita akan merasa haus. Sama seperti Yesus juga merasa haus ketika melakukan perjalanan yang jauh.

Inti Penyampaian
Pada suatu ketika Yesus dan murid-muridnya melakukan perjalanan yang jauh dari Yudea ke Galilea ( pamong bisa menunjukkan dengan peta , atau bisa juga menuliskan di papan tulis, Yudea , Samaria, dan Galilea.

Contoh:

Yudea ⇒ Samaria ⇒  Galilea

Karena perjalanannya jauh, Yesus beristirahat di Samaria (tempelkan gambar Yesus)

Yesus merasa haus, maka Yesus beristirahat di dekat sebuah sumur (tempelkan gambar sumur )

Lalu datanglah seorang perempuan yang akan mengambil air dari sumur itu (tempelkan gambar perempuan samaria )

Yesus berkata pada perempuan itu ,” berilah aku minum.”

Perempuan itu menjadi terkejut. Karena orang Yahudi , dari tempat Yesus berasal tidak pernah berbicara dengan orang Samaria. Perempuan itu berkata,”masakan engkau orang Yahudi minta minum padaku seorang Samaria?“

Tetapi Yesus tidak pernah memilih-milih teman. Siapapun diajak berteman

Lalu Yesus berkata lagi: ”Siapa yang minum air dari sumur ini akan haus lagi, tetapi aku mempunyai air hidup.

Perempuan Samaria itu meminta air hidup dari Tuhan Yesus.

Apa ya artinya air hidup ? Air hidup artinya percaya pada Tuhan Yesus.

Yesus. juga mengetahui kalau perempuan itu mempunyai 5 orang suami. Perempuan itu kaget. Bagaimana Yesus bisa mengetahuinya ? padahal belum pernah kenal sebelumnya.Perempuan Samaria berpikir bahwa Yesus pastilah seorang nabi.

Lalu Yesus juga mengatakan tentang bagaimana seharusnya beribadah yang benar. Setelah mendengar apa yang dikatakan Yesus, perempuan itu percaya bahwa Yesus adalah mesias atau juru selamat

Penerapan
Nah…..setelah bercakap-cakap dengan Yesus, perempuan Samaria yang dulu belum kenal Tuhan Yesus, sekarang kenal Tuhan Yesus dan percaya kalau Tuhan Yesus itu Juru Selamat.

Aktivitas

  1. Bagikan pada tiap anak gambar seperti yang digunakan untuk alat peraga ( sebelumnya sudah disiapkan oleh pamong )
  2. Bagikan juga kertas karton pada anak-anak
  3. Ajak anak-anak mengulang cerita sambil menempelkan gambar di kertas karton.

Contoh:
Ajak anak-anak menempelkan gambar Yesus di karton masing-masing . lalu pamong memberikan pertanyaan : ini gambar siapa ? Yesus akan pergi kemana ? ( biarkan anak-anak menjawab sesuai cerita yang sudah disampaikan.

Lanjutkan dengan gambar sumur dan berkan pertanyaan-pertanyaan, dst.

Lagu Tema: Yesus cinta segala bangsa ( Kidung Ria No. 25 )


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

 

Tujuan: Anak dapat menceritakan Kembali kisah Tuhan Yesus yang berelasi (berteman) denganperempuan Samaria.

Alat Peraga
Gambar Yesus bercakap-cakap dengan perempuan Samaria di sumur Yakub.
Kemudian
gunting gambar ini menjadi 3 bagian : 1. Gambar Yesus, 2. Gambar sumur, 3. Gambar Perempuan Samaria )

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,

Siapa yang pernah merasa haus ?

Apa yang menyebabkan kalian merasa haus ?

Apa yamg kalian lakukan pada saat haus ? apa saja yang kalian minum ? dari mana kalian mengambil air untuk minum ?

(beri kesempatan pada anak-anak untuk menjawab dan berikan komentar pada jawaban- jawaban tersebut).

Ya, itu tadi pengalaman kalian waktu merasa haus ya.

Lalu bagaimana ya ceritanya waktu Yesus merasa haus ketika sedang mengadakan perjalanan yang jauh dengan murid-muridnya.

Inti Penyampaian
Pada suatu ketika, Yesus dan murid-muridnya melakukan perjalanan yang jauh dari Yudea ke Galilea (pamong bisa menunjukkan dengan peta , atau bisa juga menuliskan di papan tulis, Yudea , Samaria, dan Galilea

Contoh:

Yudea ⇒ Samaria ⇒  Galilea

Karena perjalanannya jauh, Yesus beristirahat di Samaria ( tempelkan gambar Yesus)

Yesus merasa haus, maka Yesus beristirahat di dekat sebuah sumur ( tempelkan gambar sumur )

Tidak lama kemudian datanglah seorang perempuan yang akan mengambil air dari sumur itu ( tempelkan gambar perempuan samaria )

Yesus berkata pada perempuan itu ,”berilah aku minum.”

Perempuan itu menjadi terkejut. Karena orang Yahudi , dari tempat Yesus berasal tidak pernah berbicara dengan orang Samaria. Perempuan itu berkata ,” masakan engkau orang Yahudi minta minum padaku seorang Samaria?“

Tetapi Yesus tidak pernah memilih-milih teman. Siapapun diajak berteman

Lalu Yesus berkata lagi,” siapa yang minum air dari sumur ini akan haus lagi, tetapi aku mempunyai air hidup.

Perempuan Samaria itu meminta air hidup dari Tuhan Yesus.

Apa ya artinya air hidup ? Air hidup artinya percaya pada Tuhan Yesus.

Ketika Yesus menyuruh perempuan itu untuk memanggil suaminya, perempuan itu bilang jika dia tidak mempunyai suami. Tetapi Yesus mengetahui kalau perempuan itu mempunyai 5 orang suami. Perempuan itu kaget. Bagaimana Yesus bisa mengetahuinya ? padahal belum pernah kenal sebelumnya. Berarti Yesus ini benar-benar mesias, juru selamat

Penerapan
Yesus mau menyapa semua orang tanpa mendekan-bedakan asal usul, oleh karena itu akhirnya banyak orang yang mengenal Yesus. Seperti juga perempuan Samaria yang dulu belum kenal Tuhan Yesus, sekarang kenal Tuhan Yesus dan percaya kalau Tuhan Yesus itu Juru Selamat.

Aktivitas

  1. Bagikan pada tiap anak gambar seperti yang digunakan untuk alat peraga ( sebelumnya sudah disiapkan oleh pamong )
  2. Bagikan juga kertas karton pada anak-anak
  3. Ajak anak-anak mengulang cerita sambil menempelkan gambar di kertas karton.

 Lagu Tema: Yesus cinta segala bangsa ( Kidung Ria No. 25 )


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan kembali kisah Tuhan Yesus yang mau bergaul dengan perempuan Samaria
  2. Anak dapat menunjukkan sikap Yesus yang mengasihi semua orang.
  3. Anak dapat membangun relasi dengan agama lain asalkan tetap berada di dalam jalan kebenaran dan roh (Yesus).

Alat Peraga:
Gambar Yesus bercakap-cakap dengan perempuan Samaria di sumur Yakub.
Kemudian
gunting gambar ini menjadi 3 bagian : 1. Gambar Yesus, 2. Gambar sumur, 3. Gambar Perempuan Samaria

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,

Siapa yang pernah merasa haus?

Apa yang menyebabkan kalian merasa haus ?

Apa yamg kalian lakukan pada saat haus ? apa saja yang kalian minum ? dari mana kalian mengambil air untuk minum ?

(beri kesempatan pada anak-anak untuk menjawab dan berikan komentar pada jawaban- jawaban tersebut ).

Ya, itu tadi pengalaman kalian waktu merasa haus ya.

Lalu bagaimana ya ceritanya waktu Yesus merasa haus ketika sedang mengadakan perjalanan yang jauh dengan murid-muridnya.

Inti Penyampaian

Pada suatu ketika Yesus dan murid-muridnya melakukan perjalanan yang jauh dari Yudea ke Galilea ( pamong bisa menunjukkan dengan peta , atau bisa juga menuliskan di papan tulis, Yudea , Samaria, dan Galilea

contoh :

Yudea ⇒ Samaria ⇒  Galilea     

       

Karena perjalanannya jauh, Yesus beristirahat di Samaria , tepatnya di daerah yang bernama Sikhar( tempelkan gambar Yesus)

Yesus merasa sangat letih dan haus, maka Yesus beristirahat di dekat sebuah sumur yang dinamakan sumur Yakub ( tempelkan gambar sumur)

Tidak lama kemudian datanglah seorang perempuan yang akan mengambil air dari sumur itu ( tempelkan gambar perempuan samaria)

Yesus berkata pada perempuan itu ,” berilah aku minum.”

Perempuan itu menjadi terkejut. Karena orang Yahudi , dari tempat Yesus berasal tidak pernah berbicara dengan orang Samaria. Bahkan orang-orang Yahudi juga tidak mau melewati daerah Samaria. Perempuan itu berkata ,” masakan engkau orang Yahudi minta minum padaku seorang Samaria ? “

Tetapi Yesus tidak pernah memilih-milih teman. Tidak membeda-bedakan asal usul seseorang. Siapapun dikasihi-Nya

Lalu Yesus berkata lagi,” siapa yang minum air dari sumur ini akan haus lagi, tetapi aku mempunyai air hidup”.

Perempuan Samaria itu meminta air hidup dari Tuhan Yesus.

Apa ya artinya air hidup ? Air hidup artinya percaya pada Tuhan Yesus.

Ketika Yesus menyuruh perempuan itu untuk memanggil suaminya, perempuan itu bilang jika dia tidak mempunyai suami. Tetapi Yesus mengetahui kalau perempuan itu mempunyai 5 orang suami. Perempuan itu kaget. Bagaimana Yesus bisa mengetahuinya ? padahal belum pernah kenal sebelumnya. Berarti Yesus ini benar-benar mesias, juru selamat

Penerapan
Yesus mau menyapa semua orang tanpa mendekan-bedakan asal usul, oleh karena itu akhirnya banyak orang yang mengenal Yesus. Seperti juga perempuan Samaria yang dulu belum kenal Tuhan Yesus, sekarang kenal Tuhan Yesus dan percaya kalau Tuhan Yesus itu Juru Selamat. Maka kita juga harus mencontoh Yesus, untuk mau berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan latar belakangnya.

Aktivitas

  1. Bagikan kertas pada anak-anak
  2. Anak menuliskan nama teman-teman yang non Kristen
  3. Anak-anak mengekpresikan bahwa mereka mengasihi temannya tersebut dengan cara yang sesuai dengan talenta masing-masing ( gambar, puisi, ucapan,lagu,dsb)

 Lagu Tema: Nyatakan kasih-Mu (Kidung Ria No. 86)

Renungan Harian

Renungan Harian Anak