Bacaan: Ulangan 4 : 9 – 14 | Pujian: KJ. 402 : 1 – 3
Nats: “Dan pada waktu itu aku diperintahkan TUHAN untuk mengajarkan kepadamu ketetapan dan peraturan, supaya kamu melakukannya di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya.” (Ayat 14).
Dunia permainan telah berkembang dari masa ke masa, dari yang paling sederhana seperti suit tangan, permainan catur, permainan kartu, hingga kemudian berkembang ke permainan online masa kini yang mengandalkan perangkat pintar. Beberapa permainan berkembang menjadi cabang olah raga yang dilombakan. Meski sudah sangat berkembang, namun ada satu hal yang tetap ada, yakni aturan main. Aturan main menjaga supaya permainan berjalan dengan adil dan lancar serta pemain tidak dalam bahaya. Para pemain bisa bersaing sesuai aturan main yang ada. Selama pemain menaati aturan main dan menang, ia dinyatakan sebagai pemenang yang sah. Sebaliknya pelangaran aturan main dapat berujung pada sanksi seperti larangan bermain atau denda.
Bangsa Israel telah diberi sepuluh aturan oleh TUHAN Allah, yang ditulis pada dua loh batu. Kesepuluh titah ini memuat hal-hal yang harus dilakukan dan juga harus dihindari oleh bangsa Israel. Meski telah dituliskan, sepertinya bangsa itu enggan membacanya apalagi berdisiplin mentaatinya, maka Musa diutus untuk mengajarkannya. Sebab hal tersebut penting untuk diterapkan di negeri yang akan mereka duduki demi menghadapi permasalahan saat itu. Ketetapan dan aturan itu menjadi pondasi tata kehidupan bangsa Israel di negeri yang baru supaya mereka tak tergoda mengadopsi aturan bangsa lainnya. TUHAN menghendaki bangsa Israel hanya bersandar pada ketetapan dan aturan-Nya.
Di tengah situasi kerumitan masa kini, TUHAN masih ingin mengajarkan ketetapan dan aturan-Nya pada umat manusia. Berkat telah disediakan bagi para pemenang yang sah. Ketetapan dan aturan-Nya digaungkan melalui pengajaran yang dilakukan oleh persekutuan-persekutuan orang yang percaya pada Kristus. Gereja kita, GKJW merupakan bagian dari persekutuan-persekutuan itu, tempat di mana TUHAN sedang mengutus kita untuk berkarya. Mari tetap taat pada TUHAN dengan terus berkarya membangun GKJW. (jarwi).
“Aturan permainan menjaga keadilan, aturan Allah membuahkan berkat.”